Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangka Belitung Lestarikan Tradisi Upacara Nujuh Jerami

📅 Senin, 14 Apr 2025, 16:18 WIB | Oleh:
Bangka Belitung Lestarikan Tradisi Upacara Nujuh Jerami Doc: ANTARA/HO-Diskominfotik Bangka
Ket. Tradisi upacara 'Nujuh Jerami' simbol bersyukur masyarakat suku Lom di Bangka setelah panen, Senin (14/4).

SUNGAILIAT - Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melestarikan tradisi upacara 'Nujuh Jerami' masyarakat suku Lom dengan menetapkan sebagai agenda tahunan untuk menjaga nilai budaya di tengah perkembangan moderen.

"Tradisi upacara 'Nujuh Jerami' harus dilestarikan dan ditetapkan sebagai agenda tahunan yang merupakan tradisi adat masyarakat Suku Lom yang memiliki sejarah yang kaya dan penuh makna," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Rismy Wira Maddona di Sungailiat, Senin.

Ia mengatakan upacara adat ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat Suku Lom atas hasil panen padi dan permohonan perlindungan untuk musim tanam berikutnya.

"Melalui upacara 'Nujuh Jerami' biasanya diadakan pada tanggal 13, 14, dan 15 bulan ketiga pada bulan April, menjadi sarana silaturahim atau pemersatu masyarakat antar suku," jelas dia.

Rismy berkeyakinan tradisi upacara 'Nujuh Jerami' mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dalam dan luar negeri karena budaya ini memiliki makna filosofis yang mendalam.

Menurut cerita yang diwariskan oleh tetua adat masyarakat Suku Lom tradisi 'Nujuh Jerami' bermula dari salah satu leluhur mereka yang mendapat mimpi untuk mengorbankan kedua anaknya sebagai tumbal.

Anak yang dikorbankan ke laut diyakini menjelma menjadi ikan, sementara yang dikorbankan ke daratan menjadi tanaman padi.

"Sejak saat itu, masyarakat Suku Lom menyelenggarakan ritual persembahan sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan panen dan perlindungan leluhur terhadap ladang mereka," jelasnya.

Dia optimistis tradisi budaya masyarakat di Kabupaten Bangka yang masih terjaga mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

"Ditargetkan jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Bangka tahun 2025 mencapai 311.312 wisatawan atau meningkat lima persen dibanding tahun 2024 sebanyak 296.317 orang wisatawan," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.