Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tari Topeng Massal Meriahkan Festival Jeron Beteng 2025

📅 Minggu, 13 Apr 2025, 17:05 WIB | Oleh:
Tari Topeng Massal Meriahkan Festival Jeron Beteng 2025 Doc: Dok. Pemkot Yogya
Ket. Masyarakat Yogyakarta antusias mengikuti flashmob tari topeng dalam Festival Jeron Beteng di Alun-alun Selatan yang diadakan Pemkot Yogyakarta.

YOGYAKARTA – Sekitar 250 warga, mulai dari anak-anak hingga orang tua, memadati Alun-Alun Selatan Yogyakarta untuk mengikuti flashmob tari topeng dalam Festival Jeron Beteng 2025, Sabtu (12/4) sore. Kegiatan ini menjadi salah satu daya tarik utama dari rangkaian festival yang digelar Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta.

Mengusung tema Menari Bersama-sama di Destinasi Ngangenin (Masangin), peserta mengenakan topeng kertas dan menari mengikuti gerakan instruktur di atas panggung. Musik tradisional yang dikemas modern membuat tarian mudah diikuti oleh siapa saja, termasuk wisatawan mancanegara.

“Ini pengalaman baru buat saya, sekalian menambah kenalan,” kata Selvia Cici Cahyani, warga Giwangan yang aktif di sanggar tari.

Festival dibuka dengan penancapan topeng oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko, bersama perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Kemantren Kraton. Wahyu menjelaskan, tari topeng dipilih karena merupakan warisan budaya Mataram Kuno yang masih hidup di lingkungan Kraton Yogyakarta.

“Topeng adalah bagian penting dari budaya kita. Harapannya, makin banyak orang tahu bahwa Yogyakarta juga punya tradisi tari topeng,” ujarnya.

Selain flashmob, festival juga menampilkan kesenian tradisional, musik band, bazar UMKM, dan atraksi layang-layang bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) DIY. Tahun ini, festival juga melibatkan pawai ogoh-ogoh dan bregodo di Malioboro, hasil kolaborasi dengan PHDI DIY dan berbagai kadipaten.

Wahyu menambahkan, Pemkot Yogyakarta menargetkan 135 event sepanjang 2025 untuk mendongkrak kunjungan wisata. “Saat libur Lebaran saja, ada sekitar 650 ribu wisatawan yang datang, dengan rata-rata belanja Rp 2,1 juta dan durasi tinggal 1,6 hari,” ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.