Bulog Realisasi Penyerapan Beras Aceh 105 Persen
Minggu, 13 Apr 2025, 19:04 WIBBANDA ACEHâ Perum Bulog mencatat realisasi penyerapan beras petani di Provinsi Aceh telah mencapai sekitar 105 persen dari target yang ditetapkan tahun 2025
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Aceh, Ihsan, Minggu (13/4), menyebutkan bahwa pengadaan yang telah terserap kini untuk gabah kering panen (GKP)Â 133.679 ton, dan beras 57.612 ton dari target 54.490 ton setara beras atau 105,73 persen.
"Saat ini, kita sedang melakukan penyerapan gabah GKP dari petani yang ada di Aceh untuk mendukung program pemerintah swasembada pangan," katanya.
Ia menjelaskan bahwa meskipun target telah tercapai Bulog Kanwil Aceh tetap melakukan penyerapan sehingga petani benar-benar menikmati harga pembelian yg telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto Rp6.500 per kilogram di tingkat petani.
Sebelumnya, telah ditetapkan Rp6.500 per kilogram adalah harga pembelian pemerintah (HPP) untuk GKPÂ yang berlaku sejak 15 Januari 2025.
Bulog Aceh melalui mitra-mitra di lapangan terus membeli hasil panen petani guna memenuhi kebutuhan pangan dan menjamin kestabilan harga di pasaran.
"Pengadaan beras dalam negeri yang telah kita capai 105 persen itu merupakan hasil panen milik petani yang tersebar di seluruh Aceh," katanya.
Bulog Aceh yang tersebar di kabupaten/kota juga terus melakukan penyerapan gabah petani yang saat ini tengah memasuki panen raya.
Pihaknya berharap petani tidak perlu khawatir karena Bulog siap menampung seluruh hasil panen petani sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Penyelam Tembus Kamar-kamar KM Virgo, Basarnas Ungkap Banyak Jasad Ditemukan
-
Russia Tidak Akan Tinggal Diam Jika Kedaulatannya Terancam
-
Pengadaan Beras BULOG Tembus 4,1 Juta Ton, 102% dari Target
-
Serangkaian Ledakan Landa Penyimpanan Amunisi Militer Suriah, 11 Orang Tewas
-
Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Maskapai Sajian In-Flight Dining Terbaik Dunia
-
Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
-
Impor Pangan Ilegal Kian Meresahkan: Petani Tertekan, Swasembada Terancam
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.