Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inilah Alasan Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

📅 Jumat, 11 Apr 2025, 20:11 WIB | Oleh:
Inilah Alasan Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Doc: Antara

Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengungkap alasan di balik pembentukan program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Dalam peluncuran buku Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Jakarta, Jumat, ia menjelaskan angka tujuh muncul berdasarkan teori dari psikologi yakni magical number seven, di mana orang bisa mengingat sesuatu dengan baik di angka tersebut, karena angka tujuh adalah pilihan yang menjadi pembatas orang masuk kategori baik atau tidak baik.

"Tujuh ini kebiasaan yang paling mungkin kita lakukan dan mudah, dimulai dari bangun pagi karena kehidupan dimulai ketika kita bangun melihat matahari. Matahari terbit senantiasa memberikan kita harapan dan optimisme baru, yang selain punya pengaruh kuat terhadap fisik dan jasmani, juga terhadap mental kita," katanya.

Ia menjelaskan, kebiasaan bangun pagi tersebut harus dilengkapi dengan kebiasaan kedua, yakni beribadah, meliputi berdoa dan bersyukur kepada Tuhan yang memberikan semangat untuk hidup.

Mu'ti melanjutkan, kebiasaan ketiga yakni bergerak ringan untuk membentuk sistem pemikiran dan karakter kepribadian, sedangkan kebiasaan keempat yakni makan sehat dan bergizi sesuai arahan Presiden untuk membangun fisik, mental, dan otak yang sehat.

"Kelima yakni gemar belajar, kita harus menjadi pembelajar sepanjang hayat. Semua ilmu itu penting dan berguna, walaupun mungkin sangat sederhana. Oleh karena itu, jadilah seseorang yang selalu semangat belajar sesuatu yang baru, yang pada awalnya mungkin susah, tetapi kalau kita bersungguh-sungguh, maka akan ada jalan untuk menuju sesuatu yang lebih baik," paparnya.

Kemudian, kebiasaan keenam yakni bermasyarakat, di mana anak-anak Indonesia harus menjadi orang yang dekat dengan lingkungan sosial di mana mereka berada.

"Kita menjadi Indonesia karena kita mewarisi nilai-nilai budaya Indonesia, sehingga belajar bersosialisasi dan bermasyarakat itu penting. Ketika kita banyak aktivitas fisik dan bertemu orang-orang, itu adalah bagian dari modal untuk menjadi anak-anak Indonesia yang hebat karena kita memiliki jaringan, banyak kawan, dan pengalaman luar biasa," ujar dia.

Selanjutnya kebiasaan yang ketujuh yakni tidur cepat, yang apabila memungkinkan dapat diikuti dengan menulis jurnal.

"Tidur cepat memberikan kita kesempatan untuk merefleksikan apa yang kita alami sebelumnya, kemudian kita beristirahat dengan jiwa yang tenang dan pikiran yang jernih. Lupakan hari yang sudah berlalu, dan kalau sempat terapkan seperti yang ada pada buku 5 AM Club, dimulai dengan memutar musik yang tenang agar kita merasa tenang, lalu usahakan menulis jurnal atau hal-hal yang kita rasakan hari itu," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.