Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan Warga Padati Dispendukcapil Ponorogo Urus Adminduk

📅 Kamis, 10 Apr 2025, 22:57 WIB | Oleh:
Ratusan Warga Padati Dispendukcapil Ponorogo Urus Adminduk Doc: Antara

Ponorogo - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis dipadati ratusan warga asal daerah itu yang ingin mengurus administrasi kependudukan (adminduk).

Lonjakan pelayanan terpantau baik di kantor pusat maupun Mall Pelayanan Publik (MPP) Ponorogo City Center (PCC), Kamis.

Kepala Dispendukcapil Ponorogo, Herry Sutrisno, mengatakan lonjakan jumlah pemohon adminduk sudah mulai terjadi sejak hari pertama masuk kerja pada Selasa lalu.

Jika pada hari biasa jumlah pemohon berkisar 200–250 orang, maka setelah Lebaran meningkat menjadi 300–350 orang per hari.

"Usai Lebaran ini bisa sampai 350 dokumen yang kami keluarkan tiap harinya. Kami tidak membatasi pelayanan, kalau tidak tertampung di kantor pusat, kami arahkan ke MPP," kata Herry.

Herry yang juga menjabat sebagai Plt Kepala BKPSDM Ponorogo itu menjelaskan, meningkatnya permohonan adminduk disebabkan oleh warga perantauan yang memanfaatkan momen mudik untuk mengurus dokumen kependudukan mereka.

“Banyak yang memanfaatkan libur Lebaran untuk mengurus atau memperbarui dokumen kependudukan mereka,” jelasnya.

Jenis layanan yang paling banyak diminta masyarakat antara lain perekaman dan pencetakan e-KTP, serta pembaruan data Kartu Keluarga (KK).

Selain itu, cukup banyak permintaan untuk penerbitan akta kelahiran dan akta kematian.

"Banyak juga yang memperbarui akta kelahiran, kemungkinan untuk kebutuhan daftar sekolah, melamar kerja, dan sebagainya," imbuhnya.

Data Dispendukcapil mencatat selama dua hari terakhir, 8–9 April 2025, terdapat 141 warga yang melakukan perekaman KTP-el, 540 pencetakan KTP-el, 444 pencetakan KK, 71 pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA), 84 penerbitan akta kelahiran, dan 59 penerbitan akta kematian.

"Situasi ini memang lazim terjadi setelah libur panjang. Kami sudah mengantisipasinya dan memastikan pelayanan tetap berjalan optimal tanpa pembatasan," pungkas Herry.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

18 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.