Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petani di Penajam Diharapkan Terpacu untuk Wujudkan Ketahanan Pangan di IKN

24 Kamis, 10 Apr 2025, 03:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petani di Penajam Diharapkan Terpacu untuk Wujudkan Ketahanan Pangan di IKN Petani di Penajam Diharapkan Terpacu untuk Wujudkan Ketahanan Pangan di IKN Doc: Antara

KALIMANTAN TIMUR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), mendorong petani agar dapat mewujudkan ketahanan pangan di kabupaten yang dikenal Benuo Taka itu melalui produksi pertanian tanaman padi guna menunjang kebutuhan pangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kami bersyukur bisa pastikan petani dapat bantuan pupuk subsidi dan alat mesin pertanian,” ujar anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Jamaluddin di Penajam, kemarin.

Bantuan yang disalurkan tersebut melalui anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kabupaten Penajam Paser Utara, APBD Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, serta pemerintah pusat lewat anggaran pendapatan belanja negara (APBN).

“Dan ada juga dari dana aspirasi anggota DPRD ­kabupaten, DPRD provinsi, dan anggota DPR RI,” ­ungkapnya.

Bantuan alat penunjang pertanian dan lainnya tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi semangat petani meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen, lanjut dia, sehingga kapasitas pangan terbangun secara kokoh.

Lahan pertanian tanaman padi produktif di Kabupaten Penajam Paser Utara mencapai 14.070 hektare dengan menghasilkan 3-4 ton per hektare dalam satu kali panen. Dalam kurun waktu satu tahun, petani melakukan dua kali panen.

Pada tahun ini, ada inovasi yang dilakukan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sri Maju Desa Sidorejo, dengan hasil mencapai 2.409 ton padi sekali panen di atas lahan persawahan 365 hektare.

Produktivitas atau hasil panen lahan persawahan Desa Sidorejo tercatat mencapai 6,6 ton per hektare, jelasnya, meningkat dari hasil panen sebelumnya yang hanya sekitar empat ton per hektare.

Bantuan bagi petani yang terus diperjuangkan tersebut, timpal anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara ­lainnya Thohiron, merupakan wujud komitmen wakil rakyat untuk memajukan sektor pertanian di Benuo Taka.

Sebagai wakil rakyat tentunya ingin melihat petani berdiri di atas kaki sendiri, kata dia lagi, dan diharapkan bantuan tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik petani dan tidak disalahgunakan.

Pemerintah kabupaten dan DPRD menginginkan Benuo Taka menjadi lumbung pangan yang mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, khususnya mempersiapkan migrasi besar-besaran dampak kepindahan ibu kota Indonesia di sebagai wilayah Provinsi Kalimantan Timur, demikian Thohiron.  Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
Banjir Luapan Sungai di Ace...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.