Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG pada Kamis Ini Ngacir Usai AS Pegang Rem Perang Dagang, Meski Gas Masih Terinjak

📅 Kamis, 10 Apr 2025, 17:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG pada Kamis Ini Ngacir Usai AS Pegang Rem Perang Dagang, Meski Gas Masih Terinjak Doc: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Ket. Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025).

JAKARTA - Pasar global dan domestik kembali ke zona hijau usai pemerintah Amerika Serikat (AS) menunda pemberlakuan tarif baru selama 90 hari untuk sebagian besar negara meskipun secara bersamaan justru menaikkan tarif atas barang-barang asal Tiongkok dari 104 persen menjadi 125 persen.

Di dalam negeri harga saham ditutup menguat, dengan semua sektor saham mengalami kenaikan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (10/4) sore, ditutup menguat 286,03 poin atau 4,79 persen ke posisi 6.254,02. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 37,74 poin atau 5,64 persen ke posisi 707,11.

“Penguatan IHSG didorong oleh sentimen positif dari keputusan Trump yang menunda kebijakan tarif resiprokal selama 90 hari, termasuk terhadap Indonesia. Penguatan IHSG didukung oleh hampir seluruh indeks sektoral yang bergerak positif,” sebut Tim Riset Phintraco Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.

Selain sentimen kebijakan tarif Amerika Serikat (AS), pelaku pasar juga tengah menantikan rilis laporan keuangan kuartal I-2025 oleh perusahaan, yang apabila masih resilien maka berpotensi menjadi pendorong kenaikan indeks.

Selain itu, pelaku pasar juga menantikan realisasi pemangkasan suku bunga acuan oleh bank sentral, serta penguatan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS.

Pada Rabu (9/4) sore waktu AS, Trump telah mengumumkan penundaan selama 90 hari atas tarif resiprokal ke berbagai negara mitra dagang, namun tetap menaikkan bea masuk kepada Tiongkok sebesar 125 persen.

Negara yang rencananya akan dikenakan tarif resiprokal lebih tinggi hanya dikenakan tarif dasar sebesar 10 persen. Trump mengatakan sudah ada lebih dari 75 negara yang siap bernegosiasi dengan AS.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, semua atau sebelas sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang menguat sebesar 7,48 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen non primer dan sektor infrastruktur yang masing- masing naik sebesar 5,77 persen dan 5,61 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu CENT, KBLV, SONA, RELI dan LIVE. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni CSIS, SAFE, WINR, KBLV dan YUPI.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.207.342 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,74 miliar lembar saham senilai Rp15,55 triliun. Sebanyak 553 saham naik, 84 saham menurun, dan 160 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 2.894,97 poin atau 3,13 persen ke 34.609,00, indeks Shanghai menguat 36,83 poin atau 1,16 persen ke 3.223,64, indeks Kuala Lumpur menguat 62,54 persen atau 4,47 poin ke posisi 1,463,13, dan indeks Straits Times melemah 184,14 poin atau 5,43 persen ke 3.577,83.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.