Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cipta Lagu Anak Berbahasa Banjar Dikembangkan Pemprov Kalsel

📅 Kamis, 10 Apr 2025, 23:37 WIB | Oleh:
Cipta Lagu Anak Berbahasa Banjar Dikembangkan Pemprov Kalsel Doc: (ANTARA/HO-Media Center Kalsel)
Ket. Salah satu peserta lomba cipta lagu anak berbahasa Banjar yang digelar Taman Budaya Kalsel di Banjarmasin, Kamis (10/4/2025).

BANJARMASIN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melakukan pengembangan cipta lagu anak berbahasa Banjar pada 2025.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Taman Budaya Provinsi Kalsel Suharyanti di Banjarmasin, Kamis (10/4), menyampaikan, pengembangan itu dengan menggelar lomba cipta lagu anak berbahasa Banjar tingkat provinsi.

"Ada sebanyak 16 pencipta lagu dari 13 kabupaten/kota di provinsi ini yang mengikuti lomba tersebut," ujarnya.

Suharyanti mengatakan, lomba ini dalam rangka mendidik anak bangsa dan memberikan pesan mengenai kesenian daerah dalam dunia seni musik.

"Lomba ini untuk semakin menumbuhkan kreatifitas bagi generasi muda dalam mencintai dan melestarikan bahasa daerah sendiri," ucapnya.

Suharyanti menambahkan, lomba ini dapat menggali potensi berkesenian khususnya di bidang seni musik untuk menambah perbendaharaan lagu anak bahasa Banjar.

Dalam seleksi peserta lomba ini, ungkap dia, akan dipilih sebanyak 6 pencipta lagu untuk ke final.

"Kita menyiapkan hadiah yang menarik bagi pemenang," ujarnya.

Bahkan, ujar Suharyanti, bagi lagu-lagu yang terbaik akan dimasukkan ke dalam list lomba menyanyi lagu anak Banjar yang diadakan Taman Budaya.

"Jadi karya mereka akan sangat kita hargai," ujarnya.

Sementara itu, Juri Lomba Cipta Lagu Anak Berbahasa Banjar Jefri Albawi Tribowo menyampaikan , penilaian dilihat dari penulisan nada, struktur lagu dan aransemen sesuai dengan syarat lagu anak serta menggunakan bahasa Banjar.

"Kita inginnya lagu ciptaan peserta ini bisa dinikmati dan dinyanyikan kelak oleh masyarakat luas," ujarnya.

Dia sangat bersyukur Pemprov Kalsel dapat mengadakan lomba cipta lagu anak bahasa Banjar sehingga dapat menciptakan bibit-bibit yang dimiliki masyarakat Kalimantan Selatan.

"Karena banyak sekali masyarakat Kalimantan Selatan memiliki kualitas untuk dapat menciptakan lagu, khusus ya lagu anak-anak dengan mengangkat unsur kesenian dan budaya kita tercinta," ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.