- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Belum Berniat Menang...
Trump Belum Berniat Menangguhkan Tarif Impor
Rabu, 09 Apr 2025, 01:10 WIBWASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyatakan tidak memiliki rencana apapun untuk menangguhkan pemberlakuan tarif impor produk asing ke AS, tapi tetap terbuka terhadap tawaran negosiasi dari negara lain.
âKami tak punya niat apapun ke arah itu,â kata Trump saat merespons pertanyaan wartawan tentang kemungkinan menunda berlakunya tarif impor dalam konferensi pers bersama pemimpin otoritas Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih, Senin (7/4).
âSudah ada banyak, cukup banyak negara yang mau merundingkan kesepakatan dengan kami. Kesepakatan tersebut pasti akan jadi kesepakatan yang adil dan, dalam beberapa kasus, mereka akan membayar tarif yang cukup substansial,â kata Presiden AS.
Presiden Trump, pada Rabu (2/4) lalu, mengumumkan pemberlakuan tarif dasar minimum 10 persen untuk semua produk impor ke AS serta tarif impor resiprokal ke puluhan negara, termasuk ke mitra dagang terbesar AS seperti Tiongkok dan Uni Eropa.
Lebih lanjut, Trump menyatakan telah berbincang dengan Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba pada Senin pagi.
âSaya katakan satu hal padanya. Anda harus membuka negara Anda (untuk kami) karena mobil-mobil buatan kami sama sekali tak terjual, nol yang terjual di Jepang, sementara mereka menjual jutaan mobilnya di negara kami,â kata Trump.
Menurutnya, hampir semua negara mengincar negosiasi dengan AS, termasuk Israel yang produk-produknya dipungut tarif impor sebesar 17 persen. Namun untuk Israel, Trump berkata bahwa AS bisa jadi tak akan menurunkan nilai tarif impornya.
âJangan lupa, kami sudah membantu Israel banyak sekali. Anda tahu, kami memberi dana kepada Israel hingga 4 miliar dollar AS per tahun. Itu jumlah yang sangat banyak,â terang Trump.
Merespons hal tersebut, Netanyahu berjanji akan mengurangi defisit perdagangan antara Israel dengan AS.
âKami bermaksud melakukannya secepat kilat. Kami pikir ini adalah hal yang tepat untuk dilakukan, dan kami juga akan menghilangkan hambatan perdagangan,â kata Netanyahu.
Berjuang Sampai Akhir
Sementara itu, Tiongkok seperti diberitakan Anadolu yang dikutip Antara pada Selasa (8/4) menolak ancaman baru Trump untuk mengenakan bea masuk hingga 50 persen lagi atas impor Tiongkok, dengan mengatakan bahwa Tiongkok âakan berjuang sampai akhir,â lapor kantor berita negara Xinhua.
Kementerian Perdagangan Tiongkok mengatakan Beijing dengan tegas menentang setiap langkah untuk menaikkan tarif oleh Washington dan berjanji untuk mengambil tindakan balasan guna melindungi hak-haknya.
âTiongkok akan berjuang sampai akhir jika pihak AS bersikeras menempuh jalan yang salah,â kata kementerian tersebut, seraya menambahkan bahwa ancaman kenaikan tarif AS terhadap Tiongkok memperparah kesalahannya dan semakin mengungkap sifatnya sebagai âpemerasanâ, yang tidak akan pernah diterima Tiongkok.
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Eko S, Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Tim Senam Indonesia Persembahkan 4 Medali di SEA Games Thailand 2025
-
Pemprov Lampung Buat Aturan Kawasan Bebas Rokok
-
Gumuk Pasir Parangtritis Ditetapkan sebagai Geopark Nasional
-
Pemprov DKI Kunci Mitigasi Cuaca Ekstrem, Jakarta Disiagakan Hadapi Akhir Tahun
-
Trump Kembali akan Tetapkan Tarif Sepihak dalam Dua Pekan Mendatang
-
Trump dan Xi Sepakat Redakan Perselisihan Tentang Tarif dan Tanah Jarang
-
Resmi! Gennaro Gattuso Jadi Pelatih Timnas Italia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.