Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KSAU: Presiden Prabowo Berperan Penting dalam Modernisasi Alutsista TNI AU

📅 Rabu, 09 Apr 2025, 10:12 WIB | Oleh:
KSAU: Presiden Prabowo Berperan Penting dalam Modernisasi Alutsista TNI AU Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono mengatakan Presiden Prabowo Subianto berperan besar dalam modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) TNI AU. Saat memberikan amanat dalam upacara peringatan HUT ke-79 TNI AU.

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono mengatakan Presiden Prabowo Subianto berperan besar dalam modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) TNI AU.

"Kita patut bersyukur bahwa Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, memberikan perhatian besar terhadap modernisasi alutsista TNI Angkatan Udara," kata Tonny saat memberikan amanat dalam upacara peringatan HUT ke-79 TNI AU di lapangan Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu.

Hal tersebut terlihat dari banyaknya alutsista modern yang akan diterima TNI AU dalam waktu dekat.

Menurut Tonny, modernisasi alutsista sangat diperlukan guna menangkal segala jenis ancaman teknologi militer yang dapat membahayakan negara.

Salah satunya yakni serangan siber dan pesawat tanpa awak. Serangan siber, lanjut dia, merupakan bagian dari metode peperangan non fisik yang harus diantisipasi dengan baik.

Pasalnya, dampak dari serangan siber tersebut akan berpengaruh kepada keamanan data nasional.

"Oleh karena itu, TNI Angkatan Udara harus mampu menjamin kesiapan di segala bidang dengan sebaik-baiknya," kata Tonny.

Dengan adanya dukungan dari Presiden Prabowo, Tonny berharap TNI AU akan semakin kuat dalam menghadapi beragam ancaman demi menjaga kedaulatan negara.

Sebelumnya, beberapa alutsista baru diperkirakan akan hadir tahun ini. Beberapa di antaranya yakni enam pesawat tempur Rafale dari Perancis yang akan hadir pertengahan tahun ini.

Saat ini, pihak TNI AU masih melatih beberapa teknisi dan pilot untuk mengawaki pesawat tempur Rafale.

Selain itu, TNI AU juga akan kedatangan pesawat angkut berat Airbus A400 pada November 2025.

TNI AU juga akan memperkuat pertahanan udara dengan menghadirkan Drone Anka. Kehadiran drone buatan Turki itu akan menggantikan posisi drone CH4 buatan China yang saat ini masih dipakai menjaga kawasan yang berbatasan dengan Laut China Selatan tersebut.

Dari sisi pertahanan siber, TNI AU saat ini telah membuka Skuadron Pendidikan (Skadik) 506 di Bogor untuk melatih prajurit di bidang pertahanan siber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.