Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wisatawan Terseret Ombak di Pulau Mandalika Jepara Ditemukan Meninggal Dunia

📅 Selasa, 08 Apr 2025, 14:27 WIB | Oleh:
Wisatawan Terseret Ombak di Pulau Mandalika Jepara Ditemukan Meninggal Dunia Doc: antara foto
Ket. Tim SAR saat melakukan pencarian wisatawan yang terseret ombak di perairan Pulau Mandalika, Jepara.

JEPARA - Wisatawan bernama Yudistira (23), asal Desa Ujungwatu, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, yang sebelumnya terseret ombak di perairan Pulau Mandalika, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, ditemukan meninggal dunia, Selasa (8/4).

"Korban berhasil ditemukan oleh tim gabungan bersama para nelayan pada hari ini pukul 08.00 WIB di lokasi yang tidak jauh dari korban bersama temannya mandi di laut," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Jepara Arwin Noor Isdiyanto di Jepara, Selasa.

Dalam pencarian korban, kata dia, selain mendirikan posko di Gua Manik di Desa Banyumanis, Kecamatan Donorojo, juga di Pulau Mandalika. Sedangkan tim gabungan yang menemukan korban merupakan tim SAR gabungan yang bertugas di Pulau Mandalika bersama para nelayan.

Setelah korban berhasil dievakuasi dari lokasi penemuan ke tepi pantai, kemudian jenazah korban diantarkan ke rumah keluarganya untuk dikebumikan.

Adapun kronologi kejadiannya, kata dia, berawal ketika korban bersama dengan sekitar 10 orang berangkat ke Pulau Mandalika pada Senin (7/4) pukul 11.00 WIB menaiki perahu.

Sekitar pukul 14.00 WIB, korban bersama satu orang temannya bernama Yogi Irawan asal Desa Simpang Nibung, Kecamatan Simkut, Kabupaten Soralangon, Jambi, sedang wisata mandi laut di sekitar dermaga perairan Pulau Mandalika.

Ketika sedang mandi, korban bersama rekannya terseret arus hingga ke tengah laut. Beruntung teman korban bernama Yogi diselamatkan oleh nelayan berjarak sekitar 20 meter dari dermaga dalam keadaan lemas. Sedangkan korban dinyatakan hilang.

Mengetahui rekannya hilang, Yogi yang berhasil ditolong nelayan meminta pertolongan kepada rombongannya untuk melakukan pencarian namun belum bisa ditemukan.

Untuk melakukan pencarian, BPBD Jepara berkoordinasi dengan Basarnas dan menurunkan personel TRC BPBD bersama nelayan untuk melakukan pencarian.

BPBD Jepara mengimbau para wisatawan agar waspada dan hati-hati, serta tidak mandi di laut untuk menghindari kasus serupa.

BPBD Jepara juga melibatkan para relawan untuk ikut mengawasi para wisatawan yang berkunjung di semua objek wisata pantai di Jepara sebagai langkah antisipasi terjadinya kasus terseret ombak saat bermain di tepi pantai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.