Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pesona Alam Taman Nasional Kutai dengan Pohon Ulin Seribu Tahun

📅 Selasa, 08 Apr 2025, 09:54 WIB | Oleh:
Pesona Alam Taman Nasional Kutai dengan Pohon Ulin Seribu Tahun Doc: Antara Foto
Ket. Ulin (Eusideroxylon zwageri), sang kayu besi dari Kalimantan

Dalam rimba Kalimantan Timur membentang hamparan hijau Taman Nasional Kutai (TNK), sebuah kawasan hutan pelestarian yang menyimpan kekayaan flora dan fauna.

Lebih dari sekadar hutan hujan tropis biasa, TNK adalah rumah bagi spesies-spesies endemik yang dilindungi, lanskap alam dan saksi bisu sejarah panjang ekosistem Kalimantan.

Di antara keanekaragaman hayati yang mempesona itu, berdiri kokoh dan megah pohon ulin raksasa yang diperkirakan telah berusia lebih dari seribu tahun. Pohon itu menjadi ikon dan daya tarik tersendiri bagi pecinta alam.

Ulin (Eusideroxylon zwageri), sang kayu besi dari Kalimantan, memang bukan sekadar pohon biasa. Tumbuh lambat dengan laju pertumbuhan diameter yang nyaris tak terasa, keberadaan di hutan dataran rendah hingga perbukitan itu adalah penanda kematangan dan keutuhan ekosistem.

Perjalanan menyusuri Jungle Park Sangkima, salah satu zona wisata alam di kawasan TNK, menawarkan pengalaman trekking menarik. Pada sepekan libur Lebaran, sudah sekitar ratusan pengunjung yang menjajal jalur-jalur setapaknya. Dimulai dari loket tiket, peta trekking membimbing para petualang menyusuri hijaunya hutan hujan tropis yang rimbun dan menyejukkan.

Suara gemericik air sungai Sangkima dan anak-anak sungainya menemani langkah para pejalan kaki. Jembatan-jembatan kayu ulin yang melintang di atas aliran air menambah keseruan petualangan, memberikan sentuhan seru di tengah belantara.

Udara segar yang dipenuhi aroma tanah dan dedaunan menjadi penyegar di tengah aktivitas fisik. Namun, puncak dari pengalaman bertualang ini tak lain adalah tatapan mata langsung dengan sang ulin raksasa.

Pohon ulin yang ditemukan pada tahun 1993 dengan diameter 2,42 meter itu, berdasarkan pengukuran terakhir di tahun 2023, telah mencapai diameter 2,52 meter. Pertumbuhan yang lambat ini justru menjadi bukti akan usianya yang diperkirakan telah melampaui satu milenium.

Berdiri tegak dengan batang yang kokoh dan menjulang tinggi, pohon ini seolah menjadi monumen hidup, menyaksikan perubahan zaman dan dinamika hutan Kutai selama berabad-abad. Keberadaannya memberikan kesan mendalam bagi setiap pengunjung, membangkitkan rasa kagum atas kebesaran alam dan pentingnya menjaga warisan yang tak ternilai ini.

Jalur trekking di Jungle Park Sangkima dengan total panjang lima kilometer menawarkan variasi yang menarik. Tanjakan Meranti yang menantang menguji fisik, sementara Jembatan Sling yang bergoyang memberikan sensasi petualangan yang berbeda.

Tempat-tempat rehat  yang tersebar di sepanjang jalur menjadi oase bagi para pengunjung untuk beristirahat, menikmati bekal, dan menyerap keindahan hutan lebih lama.

Tak jauh dari sana, sebuah rumah pohon berdiri kokoh, menawarkan perspektif yang berbeda dalam menikmati panorama hutan dari ketinggian.

Dari  rumah pohon, hamparan hijau hutan Kutai terlihat begitu luas dan memukau, mengingatkan akan pentingnya menjaga paru-paru dunia ini.

Evolusi Taman Nasional Kutai

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

36 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.