Gubernur Pramono Anung: Jakarta Terbuka untuk Pendatang, Asal Tertib

Selasa, 08 Apr 2025, 13:10 WIB

Pada hari pertama kerja usai libur Lebaran, Selasa (8/4), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa Jakarta tetap terbuka bagi para pendatang baru. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa yang terpenting adalah pendatang mematuhi aturan administrasi kependudukan (adminduk) yang berlaku di ibu kota.

“Kami tidak akan melakukan operasi yustisi. Pendekatan yang kami lakukan adalah melalui pendataan administrasi. Secara administratif, pendatang harus memiliki data adminduk dari daerah asal. Itu syaratnya, jangan sampai ada orang yang tidak memiliki identitas. Kalau sudah beridentitas, silakan mencari pekerjaan di Jakarta,” ujarnya.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Pramono juga menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung pendatang, termasuk Balai Latihan Kerja (BLK) dan balai rakyat. Fasilitas-fasilitas ini memberikan pelatihan keterampilan yang dapat membantu para pendatang agar lebih siap bersaing di dunia kerja.

“Kami harapkan para pendatang memiliki keahlian dan keterampilan tertentu. Namun jika belum, kami membuka ruang bagi siapa pun untuk mengikuti pelatihan keterampilan yang diselenggarakan di kecamatan, balai warga, dan BLK,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gubernur juga berpesan agar seluruh pendatang turut menjaga kedamaian, ketertiban, dan kerukunan di Jakarta. Hal ini penting demi menciptakan lingkungan yang kondusif, nyaman, dan inklusif bagi semua warga.

Dengan pendekatan yang lebih humanis melalui pendataan dan pelatihan, Pemprov DKI berharap para pendatang dapat berkontribusi positif terhadap pembangunan kota, sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka sendiri secara berkelanjutan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.