Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Sebut Kebijakan Tarifnya 'Obat' untuk Sembuhkan Ketidakseimbangan Perdagangan Global

📅 Senin, 07 Apr 2025, 14:25 WIB | Oleh:
Trump Sebut Kebijakan Tarifnya 'Obat' untuk Sembuhkan Ketidakseimbangan Perdagangan Global Doc: CBC
Ket. Trump muncul di layar televisi di pasar saham di Frankfurt, Jerman, pada hari Rabu.

Presiden AS Donald Trump kembali mengguncang pasar global dengan menyatakan bahwa negara-negara asing harus membayar “jumlah uang yang sangat besar” untuk mencabut tarif besar yang telah diberlakukannya.

Dalam pernyataan yang disampaikan kepada wartawan di atas Air Force One pada hari Minggu, Trump membandingkan tarif dengan “obat” yang meskipun pahit, menurutnya perlu untuk menyembuhkan ketidakseimbangan dalam perdagangan global.

Komentar Trump datang di tengah kekhawatiran mendalam di kalangan investor setelah kebijakan tarifnya menghapus hampir $6 triliun dari nilai pasar saham AS dalam waktu singkat. “Saya tidak ingin ada yang rusak,” kata Trump, “Namun terkadang Anda harus minum obat untuk memperbaiki sesuatu.”

Presiden mengklaim telah berbicara dengan sejumlah pemimpin dunia dari Eropa dan Asia yang mencoba membujuknya agar menurunkan tarif sebesar 50 persen yang akan berlaku pekan ini. Namun, ia bersikeras bahwa “tidak akan ada pembicaraan” kecuali negara-negara tersebut menyetujui untuk membayar AS setiap tahun dalam jumlah besar.

Langkah tarif Trump yang agresif telah memicu tanggapan keras dari Tiongkok, yang membalas dengan pungutan tarif mereka sendiri, memicu kecemasan akan perang dagang besar-besaran dan potensi resesi global.

Penasihat ekonomi utama Trump, termasuk Menteri Keuangan Scott Bessent, mencoba menenangkan pasar dengan menyebut tarif ini sebagai “reposisi strategis” AS dalam perdagangan global. Mereka mengklaim lebih dari 50 negara telah memulai negosiasi sejak pengumuman tarif pada Rabu lalu, meskipun belum ada rincian yang dipublikasikan.

Bessent juga menyangkal bahwa kebijakan ini merupakan bentuk tekanan terhadap Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga, walaupun unggahan Trump di Truth Social pada hari Jumat menunjukkan bahwa efek tarif terhadap pasar saham bisa digunakan untuk mendorong pelonggaran moneter.

Menurut proyeksi JPMorgan, kebijakan tarif ini diperkirakan akan menurunkan PDB AS sebesar 0,3 persen tahun ini, dan menaikkan tingkat pengangguran dari 4,2 persen menjadi 5,3 persen. Pasar saham AS mengalami minggu terburuk sejak pandemi COVID-19, dengan Indeks S&P Composite 1500 kehilangan hampir $10 triliun sejak pertengahan Februari.

Kebijakan Trump pun mendapat sorotan karena dilakukan saat ia berada di Florida, bermain golf dan mengunggah video ayunannya, seolah menunjukkan ketidaktertarikan terhadap gejolak pasar yang tengah terjadi.

Kini, muncul perdebatan di kalangan pengamat ekonomi dan pemimpin dunia: apakah kebijakan tarif Trump merupakan langkah permanen untuk mengubah sistem perdagangan global, atau hanya alat negosiasi untuk menekan konsesi dari negara lain?

Dengan efek langsung pada pasar, perdagangan global, dan posisi politik Trump menjelang pemilu, dunia menunggu apakah “obat” yang dipaksakan Trump ini akan membawa pemulihan — atau justru memperburuk kondisi ekonomi dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Olahraga
Alwi Tersingkir dari French...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.