Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Temukan Pria Diterkam Buaya di Konsel dalam Kondisi Meninggal Dunia

📅 Senin, 07 Apr 2025, 16:07 WIB | Oleh:
Tim SAR Temukan Pria Diterkam Buaya di Konsel dalam Kondisi Meninggal Dunia Doc: antara foto
Ket. Tim SAR menemukan jenazah korban diterkam buaya.

KENDARI - Tim SAR Gabungan menemukan pria yang dikabarkan hilang saat diterkam buaya di Sungai Roraya, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam kondisi telah meninggal dunia.

Kepala Basarnas Kendari Aminuddin P.S mengatakan korban Bernama Sara (49) itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 1,91 kilometer dari lokasi terakhirnya ke arah muara sungai, pada pukul 13.00 WITA.

"Ditemukan meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan," kata Aminuddin di Kendari, Senin (7/4).

Dia menyebutkan bahwa usai ditemukan, korban kemudian dievakuasi ke rumah duka untuk diserahterimakan kepada pihak keluarga.

Aminuddin menyampaikan bahwa dengan ditemukannya korban tersebut dalam keadaan meninggal dunia, operasi SAR kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang yang diterkam buaya di Sungai Roraya dinyatakan selesai dan ditutup.

"Seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," ujarnya.

Aminuddin mengungkapkan bahwa unsur yang terlibat dalam pencarian tersebut, antara lain Staf Ops Basarnas Kendari, Penyelamat Basarnas Kendari, BPBD Konsel, Damkar Konsel, Balai Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai, Manggala Agni, unit Penyelam Sarwa Ditjen KSDAE, Polsek Tinanggea, masyarakat sekitar, dan keluarga korban.

Sebelumnya, Tim SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari melakukan pencarian terhadap seorang pria yang hilang karena diterkam buaya di Sungai Roraya, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Basarnas Kendari Aminuddin P.S mengatakan bahwa pria tersebut Bernama Sara (40) yang merupakan warga Tinanggea, dilaporkan hilang oleh warga setempat, pada pukul 16.07 WITA.

"Kami menerima informasi terkait kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang yang diterkam buaya di sungai tersebut," kata Aminuddin.

Dia menyebutkan bahwa berdasarkan informasi tersebut, pihaknya kemudian memberangkatkan Tim Penyelamat Basarnas Kendari menuju ke lokasi kejadian untuk memberikan bantuan SAR.

"Dengan jarak tempuh lokasi itu dengan Kantor Basarnas Kendari sekitar 95 kilometer," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.