Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pastikan Tak Ada Lonjakan Harga Tiket di Luar Batas, KAI Daop 1 Jakarta: Tiket Kereta Masih Sesuai Regulasi

📅 Minggu, 06 Apr 2025, 16:00 WIB | Oleh:
 Pastikan Tak Ada Lonjakan Harga Tiket di Luar Batas, KAI Daop 1 Jakarta: Tiket Kereta Masih Sesuai Regulasi Doc: koran jakarta/ henri pelupessy
Ket. Penumpang Kereta Api tiba di Stasiun Gambir, Jakarta.

JAKARTA – Menyusul pemberitaan mengenai kenaikan harga tiket kereta api setelah Lebaran, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menegaskan bahwa penetapan tarif tiket dilakukan sesuai regulasi dan tidak ada lonjakan harga di luar batas yang telah ditetapkan pemerintah.

Penetapan harga tiket kereta api, khususnya untuk kereta komersial atau non-subsidi, mengacu pada sistem Tarif Batas Atas (TBA) dan Tarif Batas Bawah (TBB) yang diatur oleh Kementerian Perhubungan.

“Sistem ini memberikan fleksibilitas kepada KAI dalam menentukan harga tiket, selama tetap berada dalam koridor yang ditetapkan oleh pemerintah,” jelas Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, Sabtu (5/4).

Pengaturan TBA dan TBB bertujuan untuk menjaga keterjangkauan harga tiket, terutama pada periode penting seperti mudik Lebaran.

Regulasi ini tidak hanya melindungi konsumen, tetapi juga menjamin keberlangsungan layanan transportasi publik yang aman dan nyaman.

“Penjualan tiket mudik Lebaran 2025 tetap kami lakukan dengan komitmen menjaga keterjangkauan harga. Penyesuaian harga pun dilakukan secara transparan dan mengikuti mekanisme pasar dalam batas TBA-TBB,” tambahnya.

Jenis Layanan

Perbedaan harga tiket juga dipengaruhi oleh jenis layanan. Untuk kereta kelas eksekutif dan bisnis (komersial), harga disesuaikan dengan permintaan namun tetap dalam batas tarif yang diperbolehkan.

Sementara itu, tiket ekonomi bersubsidi (PSO) tetap mendapatkan dukungan dari pemerintah sehingga tarifnya jauh lebih terjangkau bagi masyarakat luas.

“Sistem tarif ini menjamin keseimbangan antara keberlangsungan operasional KAI dan perlindungan hak konsumen,” ujar Ixfan.

Ia juga menambahkan bahwa dukungan subsidi PSO dan pengawasan dari Kemenhub menjadi kunci layanan KAI tetap aman, nyaman, dan terjangkau.

Tips Dapat Tiket Murah

Untuk membantu pelanggan mendapatkan harga tiket terbaik, KAI memberikan beberapa tips di antaranya pesan tiket lebih awal. Semakin cepat memesan, semakin besar peluang mendapat harga di batas bawah.

Pilih Kelas Ekonomi Bersubsidi (PSO) sehingga harga lebih murah karena disubsidi pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.