Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Koreografi 'Garuda, Tunjukkan Martabatmu' Inilah Cerita di Baliknya

📅 Kamis, 27 Mar 2025, 11:34 WIB | Oleh:
Koreografi 'Garuda, Tunjukkan Martabatmu' Inilah Cerita di Baliknya Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Pendukung Timnas Indonesia melakukan koreografi dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Timnas Indonesia melawan Timnas Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3).

JAKARTA - Jelang kick-off babak pertama pertandingan tim nasional Indonesia melawan Bahrain di stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3) malam WIB, semua mata tertuju ke tribun utara stadion.

Di area tribun utara itu muncul koreografi Garuda yang membawa pesan dalam bahasa Inggris: "Show Your Dignity" atau dalam Bahasa Indonesia berarti "Tunjukkan Martabatmu".

Pesan yang singkat tapi menciptakan atmosfer yang begitu mendalam bagi para punggawa Timnas Indonesia yang tengah menatap laga hidup dan mati.

Selama 90 menit, Jay Idzes dan kawan-kawan berjibaku untuk menunjukkan martabat dengan terus tampil seratus persen melawan Bahrain dalam laga lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pesan koreografi Garuda pun terbayar lunas, ketika wasit asal Tajikistan Sadullo Gulmurodi meniup peluit akhir pertandingan yang langsung disambut gemuruh oleh sekitar 60.000 penonton yang hadir menyaksikan kemenangan tim Garuda lewat gol semata wayang yang dicatatkan oleh Ole Romeny pada menit ke-24.

Cerita di balik koreografi

Koreografi dalam sepak bola memang sebuah seni yang mengandung pesan untuk menyatakan dukungan hingga identitas komunitas.

Selain itu melalui pertunjukan koreografi, para pendukung biasanya ingin memberikan rasa tak nyaman dan teror psikologis untuk tim tamu.

La Grande Indonesia bekerjasama dengan desainer Sultan Desain dan penggiat seni Nabil Muhdor mampu menyulap stadion Gelora Bung Karno layaknya museum Louvre, Paris, Perancis lewat sentuhan koreografi bertajuk Garuda, "Tunjukkan Martabatmu".

Pesan yang juga tersampaikan kepada seluruh penjuru dunia bahwa punggawa Garuda mampu menunjukkan martabat dan berambisi menembus Piala Dunia untuk pertama kalinya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.