Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Arus Mudik Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang H-5 Lebaran Meningkat Signifikan

📅 Kamis, 27 Mar 2025, 13:42 WIB | Oleh:
Arus Mudik Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang H-5 Lebaran Meningkat Signifikan Doc: ANTARA/Novi Husdinariyanto
Ket. Kendaraan roda dua dan roda empat pribadi turun dari kapal feri di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, jawa Timur. Kamis (27/3).

BANYUWANGI - PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mencatat arus mudik pada H-5 (26/3) Lebaran 2025 mengalami peningkatan penumpang signifikan dari Pelabuhan Gilimanuk ke Pelabuhan Ketapang.

Data ASDP Ketapang menyebutkan pada Rabu, 26 Maret 2025 atay H-5 Lebaran tercatat penumpang pejalan kaki termasuk penumpang dalam kendaraan dari Pelabuhan Gilimanuk (Bali) ke Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi) mencapai 78.581 orang.

"Sejak H-7 hingga H-5 Lebaran terus mengalami peningkatan pengguna jasa dari Gilimanuk ke Ketapang," kata General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Yani Andiyanto di Banyuwangi, Kamis (27/3).

Ia menyebutkan, pengguna jasa kapal feri dari Pelabuhan Gilimanuk ke Pelabuhan Ketapang pada 24 Maret atau H-7 Lebaran sebanyak 53.528 orang, dan pada 25 Maret atau H-6 Lebaran kembali meningkat 68.754 orang penumpang.

Pada hari ini (H-4), kata Yani Andriyanto, arus mudik dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang diprediksi akan terus mengalami peningkatan hingga pada H-3 Lebaran pada Jumat (28/3) besok.

"Karena pada Jumat (28/3) besok pukul 17:00 WIB pelabuhan penyeberangan dari Ketapang ke Gilimanuk ditutup dan dibuka kembali pada 30 Maret 2025 pukul 06:00 WIB, untuk menghormati Hari Raya Nyepi 2025, sedangkan dari Bali ditutup mulai 29 Maret 2025 dan dibuka kembali pada tanggal 30 Maret 2025," katanya.

Dari pantauan, pada hari ini H-4 Lebaran 2025 penumpang kapal feri dari Gilimanuk ke Ketapang didominasi kendaraan roda empat pribadi dan kendaraan roda dua. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.