Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tokoh Asing Dinilai Bisa Dongkrak Kredibilitas Danantara

📅 Rabu, 26 Mar 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Tokoh Asing Dinilai Bisa Dongkrak Kredibilitas Danantara Doc: Antara/ Muhammad Heriyanto
Ket. Jajaran pengurus Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) dalam Meet The Team Danantara Indonesia di Jakarta, Senin (24/3).

Jakarta – Keberadaan tokoh asing dalam struktur manajemen Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) dinilai dapat meningkatkan kredibilitas serta daya tarik investasi dari dana kekayaan negara (sovereign wealth fund) terbaru Indonesia.

Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menyampaikan kehadiran tokoh ekonomi global dapat mendongkrak kredibilitas Danantara Indonesia.

Seperti dikutip dari Antara, adanya tokoh asing dalam jajaran kepengurusan Danantara juga membuka peluang untuk membangun jaringan di tingkat global.

“Akan mampu mendongkrak kredibilitas Danantara, serta membuka peluang membangun jejaring global,” ujar Wijayanto di Jakarta, Selasa (25/3).

Ia melanjutkan, strategi Danantara dalam mengatur para tokoh ekonomi global itu, akan menentukan seberapa besar mereka dapat berkontribusi bagi Danantara.

“Mereka ibarat wayang, peran seperti apa yg akan dimainkan tergantung sang dalang,” ujar Wijayanto.

Secara spesifik, menurutnya, salah satu tokoh ekonom global yaitu Jeffrey Sachs dalam jajaran dewan penasihat merupakan sosok yang kredibel dan penuh integritas.

“Apalagi Jeffrey adalah advisor di banyak institusi dunia, baik public maupun private sector,” ujar Wijayanto.

Pada Senin (24/03), BPI Danantara telah mengumumkan struktur kepengurusan lengkap, dengan beberapa posisi di isi oleh tokoh global di bidang investasi, ekonomi, dan pengelolaan dana.

Dalam jajaran dewan penasihat, terdapat Ray Dalio, Jeffrey Sachs, Chapman Taylor dan Thaksin Shinawatra.

Tokoh ekonomi global selanjutnya yaitu Managing Director Risk and Sustainability Lieng-Seng Wee, serta Komite Investasi dan Portofolio Yup Kim.

Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani menyampaikan bahwa struktur kepengurusan saat ini masih dapat berkembang seiring berjalannya waktu ke depan.

Dengan kepastian struktur kepengurusan ini, menurutnya, akan membuat BPI Danantara semakin dipercaya dan semakin memberikan kepercayaan pada pelaku pasar dan masyarakat.

Dividen Tinggi

Ekonom Keuangan dan Praktisi Pasar Modal Hans Kwee mengatakan bahwa pembagian dividen dengan nilai yang tinggi oleh Himpunan Bank Milik Negara (Himbra) akan memberikan dampak positif bagi BPI Danantara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.