Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim Balap Sepeda Berlaga di Thailand

📅 Rabu, 26 Mar 2025, 19:46 WIB | Oleh:
Tim Balap Sepeda Berlaga di Thailand Doc: ant/ist
Ket. balap sepeda

JAKARTA- Tim balap sepeda Indonesia tengah berkompetisi dalam Tour of Thailand 2025 yang berlangsung dalam enam etape pada  tanggal 24-29 Maret. Skuad Merah Putih menurunkan M Abdurrohman, Agung Ali Syahbana, M Syelhan Nurrahmat, Julian Abi Manyu, Awang Prana Pradipta, dan Dimas Nur Fadhil Rizqi.

Mereka berada di bawah bimbingan pelatih Rudy Dwi Januar dan Didit Purwanto sebagai mekanik serta Harwin Arianto sebagai masseur. Tim Indonesia telah menyelesaikan etape pertama dari Aranyaprathet ke Aranyaprathet Municipality berjarak 807,4 km. Hasilnya, Abdurrohman dan kawan-kawan menempati posisi ketujuh klasemen. Mereka terpaut 0,15 detik dari tim Li Ning Star Tiongkok yang membukukan 7 jam 21,48 menit.

Sementara itu, untuk klasifikasi umum, pembalap Indonesia terbaik ditempati Abi Manyu yang finis urutan ke-17. Dia terpaut 0,25 detik dari pemenang lomba Simon Pellaud asal Swiss yang bernaung dalam tim Li Ning Star dengan catatan 2 jam 26,56 menit.

Abdurrohman menilai etape pertama sangat menantang. Selain rute flat, angin yang kencang dan cuaca panas di Thailand menjadi tantangan sendiri untuk pembalap. “Lawan dalam ajang ini sangat kuat karena banyak pembalap dari tim pro memperkuat tim kontinental,” ujar Abdurrohman dalam  keterangan tertulis yang diterima, Rabu (26/3).

Selain tim nasional Indonesia, Tour of Thailand 2025 juga diikuti tim kontinental Nusantara-BYC. Tim Nusantara menurunkan Muhammad Imam Arifin, Muhammad Ridwan, Muhammad Herlangga, Astnan Maulana, Ilham Dzikri Ramadhan, dan pembalap asal Mongolia Temuulen Khadbaatar.

Tour of Thailand 2025 diikuti 112 pembalap dari 19 tim yang berasal dari Thailand, Malaysia, Vietnam, Uzbekistan, Korea Selatan, Australia, Filipina, dan Tiongkok. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.