Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Struktur Pengurus Danantara Beri Sinyal Positif ke Perekonomian

📅 Selasa, 25 Mar 2025, 01:05 WIB | Oleh:
Struktur Pengurus Danantara Beri Sinyal Positif ke Perekonomian Doc: koran jakarta /m fachri
Ket. CEO BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani

JAKARTA - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Perkasa Roeslani meyakini bahwa struktur kepengurusan BPI Danantara akan memberikan sinyal positif bagi perekonomian Indonesia dan membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Saya meyakini bisa memberikan keyakinan. Kalau di atasnya nama- nama sangat baik, akan memberikan sinyal sangat positif bagi perekonomian Indonesia, dan membawa kebaikan bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Rosan dalam Meet The Team Danantara Indonesia di Jakarta, Senin (24/3).

Dengan kepastian struktur kepengurusan itu, Ia menyampaikan akan membuat BPI Danantara semakin dipercaya pelaku pasar dan masyarakat.

Ia memastikan bahwa dalam struktur kepengurusan tidak ada nama- nama titipan, dan semuanya merupakan tokoh- tokoh yang telah lama berkecimpung di sektor keuangan dan investasi di Indonesia maupun di tingkat global.

“Dari nama-nama ini, tidak ada nama-nama titipan. termasuk dari Presiden (Prabowo Subianto) tidak ada titipan dari beliau. Dari nama yang kami berikan ke bapak Presiden berikut CV- nya, tidak ada yang ditolak bapak Presiden. Ini melalui penyeleksian yang mendalam. Ini adalah nama- nama yang berkecimpung di market dan memiliki track record yang baik,” kata Rosan.

Menanggapi nama-nama pengurus Danantara, ekonom Juwai IQI, Shan Saeed menyatakan bahwa jajaran pengurus ditempati oleh tokoh-tokoh yang berintegritas tinggi dengan pengakuan global akan memberi sinyal positif kepada pasar global dan investor terkait arah pengembangan ekonomi Indonesia di masa mendatang.

“Pemerintah telah mengirimkan sinyal kuat kepada pelaku pasar keuangan bahwa para penasihat Daya Anagata Nusantara memiliki pengakuan global dan integritas tinggi yang akan memberikan panduan ke depan dalam lanskap investasi sovereign wealth fund (SWF),” kata Shan Saeed dalam pernyataannya di Jakarta, Senin.

Sejumlah tokoh nasional maupun global yang masuk dalam daftar jajaran pengurus Danantara antara lain Presiden Republik Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Republik Indonesia ke-7 Joko Widodo sebagai anggota dewan pengarah Danantara.

Sementara tokoh-tokoh internasional yang bergabung dalam jajaran pengurus Danantara adalah Ray Dalio yakni pendiri Bridgewater sebagai hedge fund terbesar di dunia, Jeffrey Sachs yang merupakan penasihat Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, serta Thaksin Shinawatra yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Thailand ke-23.

Tingkatkan Daya Saing

Sementara itu, pakar ekonomi dari Universitas Airlangga, Surabaya, Rossanto Dwi Handoyo, mengatakan, ada sejumlah syarat agar Danantara bisa menjadi proyek yang mampu mensejahterakan rakyat.

Pertama, proyek tersebut harus memengaruhi masyarakat luas. Kedua, mempu menguasai hajat hidup orang banyak. Ketiga, industri yang dikembangkan harus strategis. Keempat, dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang mendatangkan devisa. Terakhir, mampu meningkatkan daya saing Indonesia di ranah global.

“Jangan sampai Danantara ini mengalokasikan duitnya untuk bisnis-bisnis yang sebetulnya sudah ada di Indonesia, sehingga malah bersaing dengan pemain lokal,” kata Rossanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.