Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pratinjau Indonesia vs Bahrain: Saatnya Kembali Tampil Pragmatis

📅 Selasa, 25 Mar 2025, 00:37 WIB | Oleh:

Mungkin hanya saat kalah 1-2 dari China, Indonesia bermain lebih agresif dengan mempertimbangkan kekuatan China yang tidak terlalu dominan. Meski kemudian timnas Indonesia pun pulang dengan kekalahan.

Maka dengan mempertimbangkan bahwa Bahrain merupakan tim yang lebih baik dari Indonesia, dengan mengacu kepada posisi mereka di daftar peringkat 81 FIFA, permainan bertahan nan pragmatis mungkin dapat menjadi opsi yang lebih masuk akal untuk diambil Kluivert.

Peluang perombakan pemain

Saat ditemui sebelum memimpin latihan tim pada Minggu (23/3), Pelatih Kluivert sempat berujar bahwa dirinya mungkin saja merombak daftar susunan pemain.

Jika mengasumsikan  Kluivert ingin memberikan kesempatan debut timnas kepada kiper Emil Audero, bukan tidak mungkin kiper klub Palermo itu untuk mengawal gawang tim Garuda saat menjamu Bahrain. Sekaligus memberi kesempatan beristirahat kepada Maarten Paes yang lima hari sebelumnya kemasukan lima gol.

Di lini belakang, memainkan Rizky Ridho untuk bermitra dengan kapten Jay Idzes terasa masuk akal. Ridho yang tampil sebagai pemain pengganti pada laga melawan Australia memperlihatkan kualitasnya saat diberi kepercayaan di laga itu.

Jika Kluivert memilih untuk memainkan tiga bek, maka satu posisi di lini belakang dapat diberikan kepada Justin Hubner yang harus absen dari laga kontra Australia akibat kartu merah yang didapatnya ketika melawan Arab Saudi.

Untuk lini tengah,  Kluivert mungkin bisa berpikir ulang untuk menduetkan Nathan Tjoe A On dan Thom Haye. Ada baiknya satu posisi diberikan kepada pemain yang lebih ngotot seperti Ivar Jenner, untuk dapat lebih cekatan menangkal serangan-serangan Bahrain.

Sedangkan posisi gelandang kiri mungkin dapat diberikan kepada Dean James atau Calvin Verdonk, dan posisi gelandang kanan diisi Kevin Diks.

Pada trio penyerang, Ragnar Oeratmangoen yang telah selesai menjalani skors akibat akumulasi kartu kuningnya dapat diandalkan untuk merepotkan para pemain bertahan Bahrain. Ole Romeny yang tampil impresif saat melawan Australia juga berpeluang dimainkan oleh Parick Kluivert, sedangkan Marselino Ferdinan mungkin akan diberikan peran yang lebih bebas di lini depan untuk membantu mengkreasikan serangan-serangan timnas Indonesia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.