Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendakian Gunung Rinjani 2025 kembali dibuka

📅 Senin, 24 Mar 2025, 15:40 WIB | Oleh:
Pendakian Gunung Rinjani 2025 kembali dibuka Doc: ANTARA/Sugiharto Purnama
Ket. Seorang buruh tani mengenakan topi caping saat membersihkan gulma tanaman daun bawang yang tumbuh pada kawasan pertanian kaki Gunung Rinjani di Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu (4/9).

Mataram -- Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan, kunjungan wisata alam pendakian di kawasan Gunung Rinjani mulai dibuka pada 3 April 2025 setelah sebelumnya di tutup di awal 2025.

Kepala Balai TNGR NTB Yarman di Mataram, Senin, mengatakan, pembukaan itu dengan memperhatikan pulihnya ekosistem dan mempertimbangkan informasi prakiraan kondisi cuaca dari BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid Lombok yang telah memungkinkan untuk dilakukannya aktivitas pendakian.

"Terhitung 3 April 2025 kunjungan wisata alam pendakian di Taman Nasional Gunung Rinjani resmi dibuka," katanya.

Ia mengatakan, wisata alam pendakian yang di buka tersebut di enam destinasi jalur pendakian yakni destinasi wisata pendakian jalur Senaru, Resort Senaru SPTN Wilayah I TNGR dan destinasi wisata pendakian jalur Torean, Resort Torean SPTN Wilayah I TNGR.

Kemudian destinasi wisata pendakian jalur Aikberik, Resort Aikberik SPTN Wilayah I TNGR, destinasi wisata pendakian jalur Sembalun, Resort Sembalun SPTN Wilayah II TNGR dan destinasi wisata pendakian jalur Timbanuh, Resort Timbanuh SPTN Wilayah II TNGR.

Serta destinasi wisata pendakian jalur Tetebatu, Resort Tetebatu SPTN Wilayah II TNGR.

Sementara itu, untuk jumlah kuota kunjungan wisata alam pendakian TN Gunung Rinjani diberlakukan sebesar 100 persen dari kuota kunjungan normal dengan durasi pendakian maksimal destinasi selama 4 hari 3 malam.

"Pemesanan tiket masuk kawasan dapat dilakukan pada aplikasi eRinjani mulai hari Selasa tanggal 25 Maret 2025," katanya.

Ia berharap kepada pencinta alam atau wisatawan yang melakukan kunjungan untuk tetap menjadi pendaki cerdas, yang peduli terhadap sampah dan lingkungan.

"Mari sukseskan program Go Rinjani Zero Waste 2025 demi Rinjani tetap terjaga keindahannya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.