Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkes Fasilitasi Pemudik dengan Cek Kesehatan Gratis

📅 Jumat, 21 Mar 2025, 20:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkes Fasilitasi Pemudik dengan Cek Kesehatan Gratis  Doc: Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin
Ket. ANTARA/Tri Meilani Ameliya

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) siap memfasilitasi para pemudik agar dapat mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), lewat keberadaan posko-posko kesehatan di terminal, pelabuhan, stasiun, hingga bandara.

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Jumat, mengatakan para pemudik dapat mengikuti CKG, khususnya paket cepat yang di dalamnya terdapat 10 jenis pemeriksaan, seperti pemeriksaan gula darah, tekanan darah, lingkar perut, hingga kemungkinan kolesterol tinggi di posko kesehatan tersebut.

"Paket cepat kita buka di terminal-terminal bus, di bandara juga kita coba, di pelabuhan juga, ada juga di titik-titik tol, yang mudik lewat jalur darat," katanya usai meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis bagi para pengemudi ojek online (ojol) di Kantor Gojek, Jakarta.

Menkes menyampaikan bahwa seluruh pemudik dapat mengikuti Cek Kesehatan Gratis selama mudik Lebaran 2025, tanpa perlu menyesuaikan waktu dengan tanggal kelahirannya.

Sementara bagi masyarakat yang hendak mendapatkan pemeriksaan kesehatan lebih lengkap dan bertepatan dengan momen ulang tahun, Menkes mengatakan mereka dapat mengikuti Cek Kesehatan Gratis di puskesmas, sesuai dengan domisilinya.

Sebelumnya, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa sejak diluncurkan pada 10 Februari 2025, terdapat lebih dari satu juta orang yang telah mendaftar dalam program Cek Kesehatan Gratis.

"Nah, sampai sekarang, sejak dijalankan dari 10 Februari lalu, sudah lebih dari 1 juta yang daftar," kata dia.

Ia menyampaikan jumlah harian pendaftar pun terus mengalami peningkatan hingga saat ini mencapai 90 ribuan orang per hari.

Ke depannya, Menkes Budi berharap jumlah pendaftar program Cek Kesehatan Gratis itu dapat terus bertambah, bahkan mencapai lebih dari 50 juta orang di tahun 2025.

"Karena ini tahun pertama, 50 juta (pendaftar) itu kira-kira harus 150 ribu per hari. Jadi, kita masih ada, masih perlu naik 50 ribu orang lagi per hari," ucap Menkes Budi.

Ia memandang kerja sama seperti yang dilakukan pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan bersama Gojek, merupakan salah satu langkah untuk memperluas cakupan pendaftar Program Cek Kesehatan Gratis. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.