Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ITS Kokoh di Top 500 Dunia Versi QS WUR 2025

📅 Jumat, 21 Mar 2025, 14:41 WIB | Oleh:
ITS Kokoh di Top 500 Dunia Versi QS WUR  2025 Doc: Istimewa
Ket. Rektor ITS Prof Ir Bambang Pramujatisaat menghadiri Apresiasi Perguruan Tinggi Berprestasi Top 500 QS WUR by Subject oleh Kemendiktisaintek RI secara daring

SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan eksistensinya di kancah global dengan menempati posisi unggulan dalam Quacquarelli Symonds (QS) World University Rankings (WUR) by Subject 2025. Atas keberhasilan tersebut, ITS menerima apresiasi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI, Kamis (20/3) sore.

Kepala Unit Reputasi Institusi Kantor Penjaminan Mutu (KPM) ITS Sarah Cahyadini ST MT PhD menyampaikan bahwa ITS berhasil menduduki peringkat 351 – 400 dalam pemeringkatan QS WUR by Subject 2025 pada kategori Engineering dan Technology, yakni ranking 394. Lima bidang keilmuan, yaitu Architecture & Built Environment, Computer Science & Information System, Mechanical Engineering, Electrical & Electronic Engineering, serta Chemical Engineering berhasil menduduki posisi 500 besar dunia. 

Adapun penilaian pada kategori ini didasarkan pada empat indikator utama yang mencerminkan kualitas akademik dan riset. Academic Reputation memiliki bobot terbesar dengan 40 persen, disusul Employer Reputation sebesar 30 persen, serta Citations per Paper, H-Index Citations, dan International Research Network yang masing-masing bernilai 10 persen.

Lebih rinci, pada bidang Architecture and Built Engineering, ITS menempati peringkat kedua nasional dan berada di posisi 201 – 260 dunia. Sementara itu, untuk Mechanical Engineering dan Chemical Engineering juga berhasil meraih peringkat 2 nasional dengan posisi dunia 451 – 500 dan 351 – 400.

Sedangkan pada bidang Electrical & Electronic Engineering dan Mathematics, ITS tercatat di peringkat 3 nasional dengan posisi dunia masing-masing adalah 401 – 450 dan 501 – 600. Sementara untuk bidang Computer Science menempati peringkat 4 nasional dengan posisi dunia 551 – 600.

Menurut Sarah, prestasi tersebut merupakan bagian dari komitmen ITS untuk meningkatkan daya saing akademik secara global. Ia menegaskan bahwa ITS memiliki peluang besar untuk terus berkembang. “Tak hanya bidang yang sudah unggul, kami percaya potensi besar ITS dapat membawa keberhasilan serupa di bidang lain,” tutur dosen Departemen Arsitektur ITS tersebut.

Lebih lanjut, menurut Sarah, capaian ITS dalam QS WUR by Subject 2025 ini juga selaras dengan komitmen institusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 mengenai Pendidikan Berkualitas. Bidang keilmuan yang unggul, yakni Engineering and Technology berkontribusi langsung pada target SDGs, terutama poin 9 mengenai Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi ITS sebagai kampus yang berbasis di Surabaya yang diakui secara global. ITS berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan riset guna memperkuat daya saing internasional. “Ke depan, kami akan terus berupaya memperluas jaringan riset internasional agar dapat meraih posisi yang lebih baik lagi,” tutup Sarah. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.