Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamendagri Mengecek Harga Pangan di Pasar Cikurubuk

📅 Kamis, 20 Mar 2025, 20:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamendagri Mengecek Harga Pangan di Pasar Cikurubuk Doc: ANTARA
Ket. Wamendagri Bima Arya Sugiarto meninjau Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (20/3/2025).

JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, mengecek perkembangan harga komoditas pangan di Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (20/3).

Berdasarkan pantauannya di lokasi, harga sejumlah komoditas pangan diketahui relatif stabil, seperti beras, daging ayam, telur, hingga Minyakita. Sementara harga daging sapi, bawang merah, dan bawang putih mengalami kenaikan tipis.

“Secara keseluruhan harga terkendali, kecuali tadi ada minyak, Minyakita stoknya agak kurang, tapi harga juga relatif stabil,” kata Bima dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (20/3).

Dia mengungkapkan sejumlah pedagang juga menyampaikan aspirasi agar digelar operasi pasar murah di daerah tersebut.

Merespons hal itu, pihaknya mengaku bakal berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan serta pihak-pihak terkait.

Bima menjelaskan Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) terus mendorong pemerintah daerah (pemda) untuk memonitor perkembangan harga secara real-time.

Jika di lapangan terdapat kendala yang berpengaruh pada kenaikan harga komoditas, daerah perlu mencari jalan keluarnya. Hal ini baik dari sisi produksi, distribusi, hingga daerah  yang menjadi sentra produksi pangan.

“Pemerintah daerah kami minta untuk aktif membangun komunikasi dengan daerah-daerah yang lain, yang memiliki komoditas itu sebagai champion-champion,” jelasnya.

Di lain sisi, pihaknya juga mendorong daerah untuk menggelar operasi pasar murah dengan melibatkan pihak terkait seperti Perum Bulog, Kementerian Pertanian, hingga Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Bima menyebut secara umum ketersediaan dan harga komoditas pangan di Kota Tasikmalaya relatif stabil.

Lebih lanjut, pada kesempatan itu, dirinya meminta pemda untuk mempersiapkan berbagai aspek untuk mendukung kelancaran arus mudik 2025.

Menurutnya, kepala daerah perlu mengidentifikasi titik-titik potensi kemacetan di daerah masing-masing. Hal ini termasuk kemacetan yang diakibatkan oleh adanya pasar tumpah, hingga infrastruktur jalan rusak.

“Jadi kepala daerah minta atensinya, cek, muter, cek silakan lihat pasar tumpah di mana. Jangan sampai mengganggu jalur mudik nanti,” pungkas dia.

Dalam kunjungan ini, Bima didampingi Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi dan jajaran Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.