Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bogor Moratorium Izin Reklame di Kawasan Kebun Raya

📅 Kamis, 20 Mar 2025, 17:10 WIB | Oleh:
Pemkot Bogor Moratorium Izin Reklame di Kawasan Kebun Raya Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Bogor
Ket. Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin di Kawasan SSA Kebun Raya, Kota Bogor, Jawa Barat.

Kota Bogor, 20/3 - Pemerintah Kota Bogor segera menerapkan moratorium penerbitan izin reklame dan papan billboard di sekeliling kawasan Sistem Satu Arah Kebun Raya, seperti di Jalan Juanda, Jalan Jalak Harupat, Jalan Pajajaran, dan Jalan Otista, Kota Bogor, Jawa Barat.

"Ini merupakan bentuk konsistensi penertiban papan billboard yang tidak berizin, termasuk menindaklanjuti atensi Pak Presiden terkait estetika kota," kata Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin di Bogor, Kamis.

Pemberlakuan moratorium ini nantinya secara otomatis menolak para pemilik reklame dan billboard yang hendak melakukan perpanjangan izin.

Pemerintah Kota Bogor saat ini sedang melakukan penataan di kawasan jalan sistem satu arah, salah satunya dengan merobohkan reklame dan papan billboard yang sudah tidak berlaku izinnya.

Berdasarkan data, ada sekitar 50 lebih reklame dan billboard yang menjadi perhatian. Dari jumlah tersebut, terdapat 16 reklame yang sudah tidak memiliki izin atau masa izinnya telah habis.  

“Kemarin sudah empat yang kita bongkar. Karena membongkar billboard ini saja bisa memakan waktu dua sampai tiga jam, itu pun untuk yang kecil,” ucap Jenal Mutaqin. 

Kendala yang dihadapi, yaitu banyak kabel yang melintang secara semrawut, membuat proses pembongkaran sedikit terhambat. Untuk mengatasi permasalahan hal itu ke depan, Pemkot Bogor mempercepat program penanaman kabel di bawah tanah.  

Setelah Lebaran Pemkot Bogor mulai memindahkan kabel yang ada di jalan seputar jalan sistem satu arah ke dalam tanah menggunakan sistem boring. 

“Semua dilakukan bertahap, pelan-pelan. Tidak hanya di kawasan tersebut, tetapi nanti akan bergeser ke pemukiman warga,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.