Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OpenAI Hadirkan Model ‘AI’ Penalaran Lebih Canggih

📅 Kamis, 20 Mar 2025, 14:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
OpenAI Hadirkan Model ‘AI’ Penalaran Lebih Canggih Doc: Antara/REUTERS/Dado Ruvic

JAKARTA - OpenAI telah meluncurkan versi yang lebih canggih dari model kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) penalaran o1 dalam API pengembang mereka.

Menurut laporan TechCrunch pada Rabu (19/3), model AI penalaran yang dinamai o1-pro diklaim menggunakan lebih banyak daya komputasi dibandingkan versi sebelumnya untuk menghasilkan respons yang lebih baik secara konsisten.

Saat ini, model o1-pro hanya tersedia bagi pengembang tertentu yang telah menghabiskan setidaknya 5 dollar AS (sekitar Rp82,6 ribu) dalam layanan API OpenAI dan harganya dinilai sangat mahal.

OpenAI mengenakan biaya 150 dollar AS (sekira Rp2,4 juta) per satu juta token (sekitar 750.000 kata) masukan dan 600 dollar AS per satu juta token keluaran yang dihasilkan oleh model tersebut.

Besaran biaya penggunaan model o1-pro dua kali lipat lebih besar dibandingkan GPT-4.5 untuk masukan dan sepuluh kali lebih mahal dibandingkan model o1 biasa.

OpenAI bertaruh peningkatan kinerja o1-pro akan meyakinkan para pengembang untuk membayar layanan dengan harga premium.

Seorang juru bicara OpenAI menyampaikan bahwa model o1-pro dirancang untuk "berpikir lebih keras" dan memberikan jawaban yang lebih baik terhadap masalah yang paling sulit.

"Setelah menerima banyak permintaan dari komunitas pengembang, kami sangat antusias menghadirkan model ini ke dalam API guna menawarkan respons yang lebih andal," kata dia.

Namun, respons awal terhadap model o1-pro tidak sepenuhnya positif.

Model yang sejak Desember 2024 tersedia di platform ChatGPT milik OpenAI bagi pelanggan ChatGPT Pro ini menurut laporan pengguna kesulitan menyelesaikan teka-teki Sudoku dan terkecoh oleh lelucon berbasis ilusi optik sederhana.

Selain itu, tolok ukur internal OpenAI dari akhir tahun lalu menunjukkan o1-pro hanya berkinerja sedikit lebih baik dibandingkan o1 standar dalam menyelesaikan masalah pemrograman dan matematika. Namun, model ini memberikan jawaban yang lebih dapat diandalkan. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.