- Home
-
- Luar Negeri
-
- Korsel-Ukraina Bahas Penan...
Korsel-Ukraina Bahas Penanganan Tawanan Perang Korut
Selasa, 18 Mar 2025, 02:45 WIBSEOUL - Menteri Luar Negeri Korea Selatan (Korsel), Cho Tae-yul, saat ini diwartakan tengah berupaya menjalin kerja sama Kyiv dalam penanganan tawanan perang Korea Utara (Korut) selama panggilan telepon pada Senin (17/3) dengan mitranya dari Ukraina, Andrii Sybiha, kata Kementerian Luar Negeri Korsel.
Menurut data intelijen yang dipegang Ukraina, Amerika Serikat, dan Korsel menyatakan bahwa Korut diketahui telah mengerahkan ribuan pasukan untuk mendukung pasukan Russia yang bertempur di Ukraina.
Pengiriman pasukan ini merupakan keterlibatan besar pertama Pyongyang dalam perang sejak 1950-an.
Menlu Cho menegaskan kembali upaya Seoul untuk mendukung rakyat Ukraina dan mengatakan Seoul akan menerima semua tentara Korut yang ditangkap oleh Ukraina jika mereka ingin pergi ke Korsel, kata Kementerian Luar Negeri Korsel dalam sebuah pernyataan.
âMenlu Cho mengatakan kepada Menlu Sybiha bahwa tentara yang ditangkap dianggap sebagai warga negara Korsel berdasarkankonstitusi dan akan menerima pembelotan mereka jika mereka menyatakan niat seperti itu,â kata kementerian itu.
Kyiv mengatakan lebih dari 3.000 tentara Korut tewas atau terluka di Russia pada awal Januari 2025.
Tahun ini Kepala Staf Gabungan Seoul mengatakan bahwa mereka mencurigai Pyongyang sedang bersiap untuk mengirim lebih banyak pasukan ke Russia untuk memerangi pasukan Ukraina, meskipun menderita kerugian dan penangkapan beberapa tentaranya.
Pada Januari lalu, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengatakan Ukraina telah menangkap hidup-hidup dua tentara Korut di wilayah Kursk Russia, sejak mereka memasuki perang musim gugur lalu
Selama pembicaraan, Menlu Cho juga mengatakan bahwa pemerintah Korsel akan bekerja sama dengan komunitas internasional untuk pemulihan perdamaian dan rekonstruksi pascaperang Ukraina.
Sementara Menlu Sybiha menyatakan bahwa Âpembicaraan tingkat tinggi yang sedang berlangsung antara Ukraina dan Amerika Serikat mengenai upaya untuk mengakhiri konflik dengan Russia dan menyatakan harapan untuk melanjutkan kolaborasi dengan komunitas internasional dalam mempromosikan perdamaian. SB/ST/Yonhap/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
LRT Jabodebek Targetkan 30 Juta Penumpang pada 2026
-
Gempa Luluh Lantakkan Kolombia, Sedikitnya 111 Orang Tewas
-
Jumlah Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan di Parigi Moutong Mencapai 1.400 Ha
-
Nyaris Tanpa Molor, Whoosh Bukukan Ketepatan Waktu 99,4 Persen
-
Pasar Djadoel Ahad Legi Ngawi Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Kerakyatan Berbasis Budaya
-
Sekda Diperiksa KPK, Bupati Langkat Mulai Keringat Dingin
-
Baku Tembak Sengit Militer Yaman-Houthi, 117 Nyawa Melayang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.