Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IOC Setujui Tinju Masuk Olimpiade 2028 Setelah Federasi Baru Terpilih

📅 Selasa, 18 Mar 2025, 09:00 WIB | Oleh:
IOC Setujui Tinju Masuk Olimpiade 2028 Setelah Federasi Baru Terpilih Doc: AFP
Ket. Tinju dipastikan akan menjadi salah satu cabang olahraga di Olimpiade Los Angeles 2028 setelah Komite Olimpiade Internasional (IOC) memilih federasi baru untuk mengawasi olahraga ini.

COSTA NAVARINO, YUNANI -Tinju dipastikan akan menjadi salah satu cabang olahraga di Olimpiade Los Angeles 2028 setelah Komite Olimpiade Internasional (IOC) memilih federasi baru untuk mengawasi olahraga ini. Demikian diungkap Presiden IOC Thomas Bach pada hari Senin (17/3) waktu setempat.

Bach mengungkapkan bahwa Dewan Eksekutif IOC telah menyetujui dimasukkannya tinju dalam program Olimpiade 2028 setelah organisasi tersebut secara resmi mengakui World Boxing sebagai federasi baru untuk cabang ini. Keputusan ini mengakhiri bertahun-tahun perselisihan terkait tata kelola tinju di tingkat internasional.

Keputusan ini masih harus disahkan dalam Sidang IOC yang dihadiri sekitar 100 anggota pekan ini, tetapi persetujuan tersebut dianggap sebagai formalitas belaka.

IOC sebelumnya mengambil alih penyelenggaraan turnamen tinju di Olimpiade Tokyo 2021 dan Paris 2024 setelah memutuskan hubungan dengan International Boxing Association (IBA) yang dipimpin Russia karena masalah keuangan, tata kelola, dan etika.

Bach sebelumnya telah memperingatkan bahwa federasi nasional tinju harus menemukan mitra internasional yang baru dan “dapat diandalkan” agar olahraga ini tetap bisa tampil di Olimpiade 2028.

Bulan lalu, IOC secara resmi mengakui World Boxing sebagai federasi yang akan mengawasi olahraga tinju dalam ajang Olimpiade mendatang.

“Saya sangat yakin sesi IOC akan menyetujui keputusan ini, sehingga para petinju di seluruh dunia dapat merasa pasti bahwa mereka dapat berkompetisi di Olimpiade LA 2028, selama federasi nasional mereka diakui oleh World Boxing,” ujar Bach.

IOC juga dijadwalkan memilih penerus Thomas Bach pada hari Kamis. Tiga kandidat terkuat dalam pemilihan tersebut adalah Juan Antonio Samaranch Junior, Presiden World Athletics Sebastian Coe, dan mantan perenang Olimpiade asal Zimbabwe, Kirsty Coventry.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.