Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satpol PP Bantul Imbau Publik Tak Beri Uang Anak Jalanan dan Pengemis

📅 Senin, 17 Mar 2025, 13:30 WIB | Oleh:
Satpol PP Bantul Imbau Publik Tak Beri Uang Anak Jalanan dan Pengemis Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bantul Jati Bayu Broto.

Bantul, 17/3 - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengimbau masyarakat tidak memberikan uang kepada anak jalanan maupun pengemis yang ditemui di jalanan.

Hal itu disampaikan Kepala Satpol PP Bantul Jati Bayu Broto, di Bantul, DIY, Senin, menyikapi banyaknya anak jalanan dan pengemis yang meminta-minta dan membuat resah masyarakat di jalan.

"Kami mohon bantuan segenap warga masyarakat di Bantul dan DIY tidak memberikan mereka uang di jalanan, karena dengan memberi uang di jalanan berarti memelihara mereka untuk terus hidup di jalan," kata Kepala Satpol PP Bantul Jati Bayu Broto di Bantul, Senin.

Menurutnya, dengan tidak memberikan uang kepada anak jalanan dan pengemis, maka dengan sendirinya mereka akan berhenti beraktivitas meminta-minta uang kepada pengguna jalan yang terkadang membuat resah masyarakat pengguna jalan.

"Karena kami banyak mendapat laporan dari masyarakat yang merasa resah, terganggu bahkan terintimidasi oleh sebagian pengemis barangkali yang meminta-minta dengan cara kurang baik. Jadi kami mohon bantuan untuk tidak memberikan uang di jalan," katanya.

Dia mengatakan di wilayah Bantul sendiri di sejumlah ruas jalan terdapat anak jalanan dan pengemis.

Pihaknya akan terus melakukan razia terhadap anak jalanan atau pengemis meresahkan selama bulan Ramadhan 1446 Hijriah hingga menjelang hari raya, guna menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

"Setelah tertangkap kalau anak jalanan yang tidak punya rumah kami kerja sama dengan Balai Kemensos di DIY untuk dibina, tapi kalau punya KTP, punya tempat tinggal, kami pulangkan melalui terminal," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.