Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Zelenskyy: Perundingan Wilayah akan Dilakukan Belakangan

📅 Minggu, 16 Mar 2025, 18:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Zelenskyy: Perundingan Wilayah akan Dilakukan Belakangan Doc: NHK
Ket. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy

TOKYO - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengemukakan pandangannya bahwa masalah wilayah Ukraina yang dikuasai Rusia akan dibahas di kemudian hari.

Pada Sabtu (15/3), Zelenskyy mengatakan dalam sebuah konferensi pers bahwa masalah wilayah yang diduduki Russia itu "rumit", dan menambahkan bahwa masalah itu harus dibahas kemudian. Wilayah-wilayah tersebut meliputi empat wilayah timur dan selatan serta Crimea.

Para pengamat mengatakan bahwa Zelenskyy menyampaikan pernyataan tersebut untuk menunjukkan prioritasnya pada perundingan dengan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. AS tengah mengupayakan gencatan senjata segera antara Ukraina dan Russia, tetapi Russia belum mengatakan apakah akan menerima kesepakatan yang dipimpin AS tersebut.

“Zelenskyy mengatakan Ukraina akan berkoordinasi dengan AS mengenai langkah selanjutnya dalam beberapa hari mendatang,” lapor kantor berita NHK, Minggu (16/3).

Zelenskyy juga menyinggung situasi di wilayah Kursk, Russia barat, tempat pasukan Ukraina melakukan serangan lintas perbatasan. Ia membantah pengumuman Presiden Russia, Vladimir Putin, bahwa pasukan Russia telah mengepung pasukan Ukraina di sana.

Zelenskyy mengatakan Putin berbohong dan bersikeras bahwa pasukan Ukraina di Kursk tidak dikepung. NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.