Banyak Tidak Beres, Menteri Bahlil Benahi Distribusi BBM
Minggu, 16 Mar 2025, 23:14 WIBJAKARTA-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengambil langkah tegas dalam menertibkan rantai distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama Pertamax. Dia menyoroti adanya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan menghambat penataan sistem distribusi energi. Sehingga diperlukan keberanian untuk menindak tegas oknum tersebut.
"Nah, ini kita lagi tata. Memang untuk melawan pemain-pemain besar, oknum-oknum ini, butuh nyali," ujar Bahlil saat menghadiri Safari Ramadan di Jombang, Jumat (14/3) dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM.
Lebih lanjut, Bahlil menekankan bahwa salah satu fokus utama Pemerintah saat ini adalah memastikan subsidi BBM tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak. Ia menegaskan pentingnya pengelolaan anggaran negara secara transparan dan bertanggung jawab, sebagaimana diinstruksikan Presiden Prabowo Subianto.
"Setiap satu rupiah uang negara yang dikeluarkan untuk rakyat, kita wajib untuk menjaga, memastikan, mengawal agar dana itu sampai di tengah-tengah rakyat. Itu perintah Bapak Presiden Prabowo," tegasnya.
Bahlil menjelaskan bahwa negara telah mengalokasikan anggaran besar untuk subsidi dan kompensasi energi. Dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 yang mencapai 3.621,3 triliun rupiah, sekitar 15 persen atau 394,3 triliun rupiah dikelola oleh Kementerian ESDM untuk subsidi dan kompensasi Liquified Petroleum Gas (LPG), BBM, hingga listrik.
Rinciannya, sebanyak 87 triliun rupiah dialokasikan untuk subsidi LPG per tahun, 26,7 triliun rupiah untuk subsidi BBM, serta 89,7 triliun rupiah untuk subsidi listrik. Sedangkan total kompensasi energi sebesar 190,9 triliun rupiah.
Menurut Bahlil, memastikan subsidi tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak adalah bagian dari tugasnya sebagai Menteri ESDM. "Saya tidak akan pernah mengenal capek. Karena hak rakyat untuk menerima adalah yang tidak mampu," pungkasnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Penyesuaian harga bbm nonsubsidi per 2 September 2026
-
Sisir Titik Nol Hilangnya KM Virgo Transport 8, Polda Kalsel Kerahkan 3 Kapal Patroli Utama
-
Bahaya, Skor RI Jauh dari Ambang untuk Lolos “Middle Income Trap”
-
Dampak Karhutla Waga Diminta Waspada! Kualitas Udara di Sejumlah Daerah Masuk Kategori Peringatan
-
BPOM Dorong Pergeseran Paradigma Kesehatan pada Pencegahan Penyakit
-
Minuman Cokelat Bernutrisi dengan DHA Hadir untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak Usia Sekolah
-
STY Respons Boikot Jakmania Jelang Persija vs Brisbane Roar, Singgung Pentingnya Suporter
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.