Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UGM Kembangkan AI dan Alat Ukur Terpadu untuk Tingkatkan Efisiensi Layanan Kesehatan

📅 Sabtu, 15 Mar 2025, 10:05 WIB | Oleh:
UGM Kembangkan AI dan Alat Ukur Terpadu untuk Tingkatkan Efisiensi Layanan Kesehatan Doc: Pexels

Universitas Gadjah Mada (UGM) terus berinovasi dalam teknologi kesehatan untuk meningkatkan kualitas layanan medis di Indonesia. Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik UGM berhasil mengembangkan dua terobosan teknologi kesehatan, yakni Alat Ukur Terpadu untuk poliklinik anak dan sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk optimalisasi manajemen rumah sakit, termasuk sistem pendaftaran dan Customer Relationship Management (CRM).Alat Ukur Terpadu: Pemeriksaan Anak Lebih Cepat dan Efisien

Salah satu inovasi unggulan adalah Alat Ukur Terpadu, hasil penelitian Rahmat Widadi, S.Pd., M.Eng. Alat ini mengintegrasikan fungsi penimbangan, pengukuran suhu, dan tinggi badan berbasis mikrokontroler dalam satu sistem yang dirancang ramah anak.

“Kami ingin mempercepat proses pemeriksaan anak dengan teknologi yang lebih informatif dan nyaman,” ujar Rahmat, Rabu (12/3). Desain ergonomisnya memungkinkan anak-anak menjalani pemeriksaan tanpa stres, sekaligus mendukung sistem antrean yang lebih efektif di fasilitas kesehatan.

Teknologi AI UGM untuk Rumah Sakit: Sistem Pendaftaran Lebih Pintar dan Cepat

Selain alat kesehatan, UGM mengembangkan teknologi AI untuk manajemen rumah sakit, dipimpin oleh Syukron Abu Ishaq Alfarozi, S.T., Ph.D., bersama 14 mahasiswa Program Doktor Teknik Elektro DTETI.

Sistem ini menggunakan algoritma kecerdasan buatan yang mampu menganalisis riwayat kesehatan pasien, memberikan rekomendasi layanan, serta menilai urgensi medis guna membantu tenaga kesehatan mengatur prioritas pasien.

“Kami merancang sistem ini untuk mempermudah pra-pendaftaran pasien dan meningkatkan efisiensi interaksi mereka dengan rumah sakit,” jelas Syukron.

Teknologi ini telah diterapkan di Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM sejak 5 Desember 2024 dan memungkinkan data pasien langsung terintegrasi ke dalam rekam medis elektronik, mempercepat layanan medis serta memudahkan pemantauan kondisi pasien secara real-time.

Inovasi UGM Siap Diterapkan di Rumah Sakit Seluruh Indonesia

Dengan keberhasilan dua teknologi ini, UGM berharap inovasi ini dapat diadopsi oleh rumah sakit di Indonesia untuk meningkatkan efisiensi operasional, kualitas layanan kesehatan, dan pengalaman pasien.

“Semoga sistem ini bisa menjadi solusi bagi rumah sakit dalam menghadapi tantangan operasional dan meningkatkan standar layanan kesehatan di Indonesia,” tutup Syukron.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.