Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sinergi KKP-Kemnaker, Siap Serap Puluhan Tenaga Kerja Kompeten di Sektor KP

📅 Sabtu, 15 Mar 2025, 19:00 WIB | Oleh:
Sinergi KKP-Kemnaker, Siap Serap Puluhan Tenaga Kerja Kompeten di Sektor KP Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sepakat bekerjasama menciptakan lapangan kerja dan menyerap banyak tenaga kerja melalui pelaksanaan program ekonomi biru.

Mulai dari  peningkatan skill hingga pelatihan sumber daya manusia (SDM) akan dilakukan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, program ekonomi biru yang dimiliki KKP saat ini sangat berpeluang menciptakan tenaga kerja yang begitu banyak.

Misalnya saja pada kegiatan budidaya udang di Waingapu yang akan segera dilakukan. Kemudian program revitalisasi tambak untuk budidaya nila salin di Pantai Utara (Pantura) juga akan menciptakan lapangan kerja hingga puluhan ribu. 

“Kami akan merevisi aturan MoU dengan Kementerian Ketenagakerjaan yang sudah ada sejak 2022 karena nomenklaturnya sudah berubah,” kata Menteri Trenggono, Jumat (13/3).

Selain menciptkan lapangan kerja dan menyerap tenaga kerja melalui program budidaya, Menteri Trenggono juga menyebutkan bahwa Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Ketenaga kerjaan mencakup soal pelatihan tematik dan peningkatan skill dengan memanfaatkan balai vokasi yang dimiliki KKP dan Kementerian Tenaga Kerja. 

Kemudian, Menteri Trenggono mengungkapkan kerjasama juga dilakukan terhadap perlindungan keselamatan para ABK yang bekerja di perkapalan. Nantinya mereka akan mendapatkan sertifikat terlebih dahulu untuk memudahkan Kementerian Ketenagakerjaan mengawasi dan mengontrol para ABK tersebut.

“Kami akan melakukan pertukaran indormasi secara berkelanjutan untuk benar benar bisa menciptkan, melindungi dan menyera tenaga kerja guna mengurangi pengangguran dan mewujdukan pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengapresiasi roadmap sektor kelautan dan perikanan yang dimiliki KKP dalam program ekonomi biru. 

“Tadi saya lihat paparan budidaya yang akan menyerap tenaga kerja sampai 40 ribu sekian orang, kemudian peluang pengembangan produk-produk strategis yang menjadi komponen utama dalam menciptkan daya saing Indonesia,” tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Minggu Bakal Diguyur Hujan,...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.