Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Belitung Berhasil Mengevakuasi Nelayan di Tengah Laut

📅 Sabtu, 15 Mar 2025, 13:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Belitung Berhasil Mengevakuasi Nelayan di Tengah Laut Doc: ANTARA
Ket. Proses evakuasi nelayan di Belitung oleh personel BPBD, pada Sabtu (15/3/2025).

TANJUNGPANDAN– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berhasil mengevakuasi dua orang nelayan di tengah laut karena kapal penangkapan ikan yang digunakan itu mengalami kerusakan mesin.

"Alhamdulillah, personel BPBD Belitung berhasil mengevakuasi dua orang nelayan yang mengalami kerusakan mesin kapan di tengah laut," kata Kepala Pelaksana BPBD Belitung, Agus Supriadi di Tanjungpandan, Sabtu (15/3).

Menurut dia, dua orang nelayan yang berhasil diselamatkan itu masing-masing bernama Dwinanto Utomo asal Jakarta dan Yuhadi asal Tanjungpandan.

Ia mengatakan, BPBD Belitung sebelumnya menerima laporan dari seorang warga yang menginformasikan ada dua orang temannya yang tengah melaut membutuhkan pertolongan karena terombang-ambing di tengah laut. 

"Perahu yang mereka gunakan untuk melaut mengalami kerusakan mesin dan terombang-ambing di tengah laut," ujarnya.

Agus menjelaskan, dua orang nelayan tersebut turun melaut dari pangkalan Tanjungpendam pada Jumat (14/3) pukul 17.00 WIB.

Namun pada Sabtu (15/3) pukul 01.00 WIB, perahu yang mereka gunakan mengalami kerusakan dan masalah mesin sehingga terombang-ambing sampai pukul 05.26 WIB.

"Mereka melaporkan posisi mereka di sebuah pulau di dekat daerah Gusung Bugis, Juru Seberang," katanya.

Disampaikan, setelah menerima informasi tersebut, tim BPBD Belitung langsung menuju titik lokasi guna melakukan evakuasi dan penjemputan.

"Alhamdulillah kondisi dua orang korban bisa kami evakuasi dengan selamat," ujarnya.

Dirinya mengimbau nelayan di daerah itu memperhatikan kondisi cuaca dan mengecek kondisi perahu atau kapal yang akan digunakan sebelum turun melaut guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang darurat.

"Kami imbau nelayan tetap mempedomani kondisi cuaca dan kondisi perahu sebelum turun melaut demi keselamatan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.