Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terkait Kasus Kapolres Ngada, Kapolda NTT Mengaku Siap Dikritik, tapi Siap Nggak untuk Mundur?

📅 Jumat, 14 Mar 2025, 14:52 WIB | Oleh:
Terkait Kasus Kapolres Ngada, Kapolda NTT Mengaku Siap Dikritik, tapi Siap Nggak untuk Mundur? Doc: antara foto
Ket. Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga

KUPANG - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga mengaku siap menerima berbagai kritikan yang dilontarkan oleh masyarakat berkaitan dengan kasus mantan Kapolres Ngada Fajar Widyadharma Lukman. Namun, siapkan untuk mundur sebagai bentuk keprihatinan dan tanggung jawab moral?

"Tanggapan masyarakat masih di atas kenormalan. Kritikan yang disampaikan merupakan suatu bahan bagi saya untuk intropeksi lebih ke dalam lagi," kata Irjen Daniel di Kupang, kemarin.

Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan dalam acara buka puasa bersama dengan awak media deks Polda NTT di Kota Kupang.

Orang nomor satu di Mapolda NTT itu juga bertanya mengapa kejadian negatif yang dilakukan oleh mantan Kapolres Ngada ituitu harus terjadi di Nusa Tenggara Timur.

Padahal, menurutnya, dia sudah melakukan pengawasan yang ketat terhadap Kapolres-Kapolres yang bertugas di seluruh wilayah hukum Polda NTT.

Bahkan komandan berbintang dua itu sudah meminta Irwasda, Dirintel dan pejabat Polda NTT lainnya untuk juga turut membantu mengawasi para Kapolres di NTT. “Saya minta Kabid Propam untuk video call satu-satu, untuk tahu mereka lagi berada di mana. Saya minta video call istri Kapolres juga,” tambah dia.

Apa yang dia perintahkan tersebut lanjut dia, merupakan hal yang sama dilakukan terhadap dirinya.

"Apa yang saya perintahkan itu, karena saya pernah digituin juga," ujar dia.

Daniel menambahkan bahwa Polda NTT akan mengevaluasi setiap pejabat di wilayah hukum Polda NTT, termasuk perwira-perwira yang bertugas di Polres.

"Peristiwa yang terjadi ujar dia menjadi pelajaran penting bagi saya yang selama ini belum terlalu ketat atau belum terlalu efektif dan intensif, maka saya akan lakukan yang lebih efektif dan intensif berikutnya," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.