Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenko PM Susun Standardisasi Pelatihan UMKM untuk Dorong Naik Kelas

📅 Jumat, 14 Mar 2025, 22:25 WIB | Oleh:
Kemenko PM Susun Standardisasi Pelatihan UMKM untuk Dorong Naik Kelas Doc: ANTARA/Shofi Ayudiana
Ket. Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kemenko Pemberdayaan Masyarakat Leontinus Alpha Edison dalam diskusi media di kantornya, Jakarta, Jumat (14/3/2025).

Jakarta, 14/3  - Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) tengah menyusun standardisasi pelatihan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar bisa naik kelas.

Dalam diskusi media di Jakarta, Jumat, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kemenko Pemberdayaan Masyarakat Leontinus Alpha Edison mengatakan bahwa silabus pelatihan itu bertujuan untuk memberikan panduan yang jelas kepada para pelatih agar dapat memberikan pelatihan yang efektif kepada para pelaku usaha.

Standar pelatihan tersebut akan mencakup 12 modul, mulai dari dasar-dasar bisnis hingga go ekspor. Modul-modul ini akan disesuaikan dengan tingkatan UMKM, yakni pemula, menengah, dan lanjutan.

"Saya membayangkan apabila trainer (pelatih) di daerah kecil, kalau kita tidak bantu dengan silabus yang cukup jelas, ya kasihan juga mereka," ujar Leontinus.

"Kami ingin membuat modul yang lengkap dan terstruktur, sehingga dapat digunakan oleh semua pihak yang ingin memberikan pelatihan," tambah dia.

Selain itu, modul tersebut juga disusun bertujuan untuk menyelaraskan berbagai program pelatihan UMKM yang sudah ada di berbagai kementerian dan lembaga agar lebih efektif dan efisien.

Dengan adanya standar ini, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah dan pemerintah kota dapat mengakses modul pelatihan dan menggunakannya sebagai acuan.

Ia berharap modul ini dapat meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran, karena pelatihan yang tidak sesuai dengan standar tidak akan dialokasikan anggaran.

"Kami sudah tahu bahwa pelatihan yang tidak sesuai standar pasti gagal. Karena saat ini, banyak pelatihan yang berjalan tanpa acuan yang jelas," tutur Leontinus.

Ia menuturkan standardisasi ini juga akan mempengaruhi program-program pelatihan yang sudah berjalan di kementerian dan lembaga lain.

Semua program tersebut diharapkan dapat mengacu pada standar yang saat ini sedang disusun itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.