Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Ilustrator Kejar Market Dunia, Ibas: Perlu Perhatian, Pengembangan, dan Perlindungan untuk Para Seniman Indonesia

5 Jumat, 14 Mar 2025, 14:25 WIB | Oleh:
Dukung Ilustrator Kejar Market Dunia, Ibas: Perlu Perhatian, Pengembangan, dan Perlindungan untuk Para Seniman Indonesia Dukung Ilustrator Kejar Market Dunia, Ibas: Perlu Perhatian, Pengembangan, dan Perlindungan untuk Para Seniman Indonesia Doc: istimewa
Ket. Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) audiensi dengan ilustrator Indonesia, dengan topik “Garis, Warna, dan Imajinasi: Dunia Ilustrator Kekinian”, di Gedung MPR RI, kemarin.

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian pada peningkatan pendidikan, pelatihan, promosi, dan pengembangan karir ilustrator. Ia juga menekankan pentingnya regulasi dan perlindungan hukum bagi bagi para seniman bangsa.

Hal tersebut disampaikan Ibas ketika menggelar audiensi dengan ilustrator Indonesia, dengan topik “Garis, Warna, dan Imajinasi: Dunia Ilustrator Kekinian”, di Gedung MPR RI, kemarin.

“Dunia ilustrasi atau seni karya memiliki tantangan-tantangan, yang harus kita jawab bersama-sama. Seperti persaingan global yang ketat. Bayangkan saja betapa banyaknya ilustrator, baik dalam negeri maupun global lainnya yang belum berkesempatan hadir di ruangan ini, yang juga menjadi pesaing dan juga mitra kolaborasi kalian,” kata Ibas.

Tak hanya persaingan global, tantangan lainnya juga ada kontroversi NFT. “Kita juga dengar dan mengantisipasi adanya NFT (non-fungible token) yang juga digital kreasi seni yang hari ini menjadi kontroversi. Tapi, itu juga tergantung dari sisi mana kita melihat.”

Tantangan lain yang disampaikan Ibas adalah mulai dari keterbatasan infrastruktur dan akses terhadap sumber daya “Apakah itu internet, perangkat keras dan lunak yang terbatas, hingga adanya peran Artificial Intelligence (AI).”

Kemudian ada juga tantangan keterbatasan dalam pendidikan dan pengembangan karir, kurangnya sekolah seni dan pelatihan kreatif, hingga regulasi. “Kurangnya regulasi serta perlindungan hak cipta bagi seniman atau ilustrator. Masih adanya juga pembajakan, plagiarisme seni, dan hak cipta utama.

Oleh karena itu, pada acara audiensi ini, Ibas bersama MPR RI dan Fraksi Partai Demokrat hadir untuk mendengar, berdiskusi, dan turut berfikir agar tantangan tersebut dapat diatasi bersama.

“Misalkan mengenai dorongan untuk meningkatkan akses platform digital seperti Instagram, Behance, Dribbble, dan Etsy. Yang memungkinkan ilustrator untuk memamerkan karya mereka ke pasar internasional,” papar Ibas.

Kedua, perlu juga dorongan meningkatkan pendidikan dan pelatihan kursus, inkubasi bagi jurusan ilmu ilustrasi berbasis industri.

Ketiga adalah peningkatan kesadaran hak cipta dan perlindungan karya. “Termasuk kontrak kerjasama, cara registrasi, kontrak kerja, pengawasan, hukum, dan perlindungan,” kata Ibas.

Keempat, mengenai peningkatan supporting komunitas dan pemberian apresiasi “People to people, community to community contact.”

Kelima mengenai pendanaan. “Pendanaan, insentif, serta sistem perpajakan yang tepat. Dana pengembangan dan pembinaan usaha ilustrasi, disesuaikan kebutuhan.”

“Dan alhamdulillah kita ketahui untuk UMKM per hari ini masih mendapatkan bunga atau pajak yang relatif rendah 0,5 persen dengan omzet 500 juta ke bawah dan seterusnya. Itu juga bisa digunakan, diklaim supaya kalian bisa tetap tumbuh dan bahkan bisa lebih berkembang,” tambah Ibas.

Ibas kemudian menyampaikan harapan besarnya, agar industri ilustrasi bisa terus tumbuh, seperti negara-negara maju yang telah berhasil membuat ekosistem ilustrator berkembang.

“Seperti di Amerika ekosistem mereka sudah matang pendapatan rerata 40.000 hingga 70.000 USD. Kemudian di Jepang industri manga dan anime mendominasi menjadikan Ilustrator sukses mendunia setiap saat,” papar Ibas.

Selain dua negara itu, Ibas juga menyebut Korea Selatan yang berhasil mengembangkan platform seperti naver webtoon dan kakaopage.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...

Korut Enggan Berdialog Kembali dengan AS

1 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Korut Enggan Berdialog Kemb...
Luar Negeri
Polusi Udara di New Delhi K...

Menlu Tailan akan Kunjungi Myanmar

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Menlu Tailan akan Kunjungi ...
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.