Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

NTB Siap Mundur sebagai Tuan Rumah Fornas VIII 2025

📅 Kamis, 13 Mar 2025, 15:50 WIB | Oleh:
NTB Siap Mundur sebagai Tuan Rumah Fornas VIII 2025 Doc: antara foto
Ket. Sekretaris Daerah NTB Lalu Gita Ariadi

MATARAM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan siap mundur sebagai tuan rumah penyelenggaraan Festival Olahraga Masyarakat Nasional atau Fornas VIII 2025.

Sekretaris Daerah NTB Lalu Gita Ariadi menilai pengurus baru Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) terlalu fokus dengan konsolidasi personal organisasi dan program.

"Tampaknya beda kepentingan dengan kami yang sisa waktu sampai Juli ini kami ingin fokus pada persiapan teknis. Kalau ini tidak ketemu lebih baik kami minta tunda atau kami mundur jadi tuan rumah," kata Gita saat ditemui di Kantor Gubernur NTB, Kamis (13/3).

Pemerintah NTB merasa konsep awal yang ditawarkan berbeda dengan konsep sekarang di mana sebelumnya lokasi penyelenggaraan olahraga tersebar di beberapa daerah di Pulau Lombok.

Gita mengungkapkan konsep pengurus baru KORMI Nasional ingin penyelenggaraan hanya terpusat di sekitar kawasan Sirkuit Mandalika yang berada di Kabupaten Lombok Tengah.

Menurutnya, keputusan Pemerintah NTB mendistribusikan arena olahraga ditujukan untuk mempromosikan destinasi wisata, mengurangi biaya penyelenggaraan, dan mengatasi keterbatasan penginapan maupun akomodasi.

“Kalau KORMI Nasional punya konsep baru yang berbeda dengan konsep lama, kami juga mempertimbangkan untuk siap atau tidak menjadi tuan rumah. Kami minta ketegasan, terlebih KORMI Nasional menyebut KORMI Daerah NTB sudah tidak sah lagi,” kata Gita.

Kegiatan Fornas VIII dijadwalkan berlangsung pada 1-7 Juli di Nusa Tenggara Barat. Festival itu melibatkan sekitar 84 induk organisasi olahraga atau Inorga, namun hingga kini baru 15 Inorga yang melakukan konfirmasi siap mengikuti festival olahraga tersebut.

Pemerintah NTB menyiapkan anggaran sebanyak Rp30 miliar melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) demi kelancaran kegiatan Fornas VIII tersebut.

“Fornas VIII itu adalah pekerjaan KORMI Nasional... NTB siap menjadi tuan rumah ketika kami memiliki konsep dan komitmen yang sama dengan KORMI Nasional," pungkas Gita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.