Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, OMC Sasar Utara dan Barat Laut DKI di Hari Kedua

📅 Kamis, 13 Mar 2025, 04:18 WIB | Oleh:
Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, OMC Sasar Utara dan Barat Laut DKI di Hari Kedua Doc: ANTARA/Ho-BPBD DKI.
Ket. Petugas saat akan menyemai garam atau NaCl untuk modifikasi cuaca di Jakarta, Rabu (12/3).

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sedang melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mitigasi bencana hidrometeorologi, dan pada hari kedua pelaksanaan OMC menyasar utara dan barat laut DKI.

"Penyemaian difokuskan pada beberapa wilayah, yakni sorti 1 menyasar wilayah barat laut, Selat Sunda, dan Kepulauan Seribu, sementara sorti 2 dilakukan di perairan utara DKI Jakarta dan Laut Jawa," kata Juru Bicara OMC Jakarta 2025 Michael Sitanggang di Jakarta, Rabu (12/3).

Ia menyatakan bahwa selama periode operasi, pihaknya akan berupaya mengurangi intensitas hujan ekstrem di Jakarta dan sekitarnya.

Pada hari kedua operasi telah dilakukan sebanyak dua sorti dengan total durasi penerbangan 4 jam 8 menit yang menggunakan 1,6 ton bahan semai NaCl.

1741800227_4328af1762b1be558b84.jpeg

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan OMC hari ini telah mencapai target dengan tidak adanya bencana hidrometeorologi yang tercatat di wilayah DKI Jakarta.

"Hari ini tidak terjadi bencana hidrometeorologi di DKI Jakarta," katanya.

Kegiatan OMC bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) dan PT Rekayasa Atmosphere Indonesia (RAI).

Sementara itu, Plt. Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG Budi Harsoyo menyampaikan bahwa analisis kondisi dinamika atmosfer secara umum pada siang hingga sore hari berpotensi terjadi hujan ringan di wilayah DKI Jakarta.

"Jika melihat prediksi hujan harian berpotensi ringan, namun potensi pada esok hari dan 4 hari ke depan cenderung mengalami peningkatan potensi curah hujan hingga intensitas sedang," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.