Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sejak Maret, 21,2 Ton Sampah dari Jakarta Terkirim ke Pulau Seribu

📅 Rabu, 12 Mar 2025, 01:57 WIB | Oleh:
Sejak Maret, 21,2 Ton Sampah dari Jakarta Terkirim ke Pulau Seribu Doc: ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu
Ket. Petugas Sudin LH Kepulauan Seribu membersihkan pesisir pantai di Pulau Untung Jawa yang terdampak sampah kiriman dari Jakarta pada Selasa (11/3).

JAKARTA - Daratan Jakarta dan sekitarnya mengirim sampah ke Kepulauan Seribu sejak 1 Maret 2025 sebanyak 21.212 kilogram atau 21,2 ton.

"Total sampah kiriman yang berhasil diangkut petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup sejak 1 Maret hingga Senin (10/3) sebanyak 21.212 kilogram,” kata Kepala Seksi Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3) Suku Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Seribu, Lukman Dermanto di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, sampah tersebut sampai ke sejumlah pulau di Kabupaten Kepulauan Seribu karena terbawa angin dan ombak saat malam hari.

Ia mengatakan sejak awal Maret wilayah Kepulauan Seribu kerap mendapatkan kiriman sampah dari daratan Jakarta maupun Tangerang, salah satunya di Pulau Untung Jawa.

Oleh karena itu, pihaknya melakukan pembersihan dengan menerjunkan 25 personel beserta peralatan pendukung yang tersebar di pesisir Pantai Pujasera, Pantai Taman Arsa, Pantai RPTRA Amiterdam, Dermaga Timur dan Dermaga Utara.

1741711597_8535fce7a522b7e05935.jpeg

"Hingga hari ini petugas terus melakukan pengecekan dan pembersihan di pesisir pantai,” kata dia.

Dirinya berharap setelah dilakukan pembersihan sampah, tidak ada lagi sampah kiriman yang datang ke daerah setempat.

Sebelum dibawa ke Bantar Gebang, sampah itu dipilah dahulu di tempat penampungan sementara (TPS), baik sampah organik maupun nonorganik.

"Kami berusaha sebisa mungkin sampah yang dibawa ke darat seminimal mungkin,” kata dia.

Dirinya terus imbau kepada warga untuk berhenti membuang sampah ke laut atau sungai.

Sementara itu, pengurus Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Amiterdam Kelurahan Pulau Untung Jawa, Ahya Ulumudin mengatakan dalam beberapa hari ini pesisir pantai Pulau Untung Jawa dikelilingi sampah kiriman karena saat ini tengah memasuki musim angin kencang.

"Kami ikut bantu membersihkan di area di sekitar Pantai RPTRA yang terdampak sampah kiriman ini,” kata dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.