Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Menuju Kota Global dan Pusat Perekonomian

📅 Rabu, 12 Mar 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jakarta Menuju Kota Global dan Pusat Perekonomian Doc: ANTARA/Pemprov DKI Jakarta
Ket. Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno saat memberi arahan sekaligus memperkenalkan kanal aspirasi publik dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta, di Balai Kota Jakarta, Selasa (11/3).

JAKARTA – Pemprov ingin mewujudkan Jakarta kota global dan pusat perekonomian yang berdaya saing, berkelanjutan, dan menyejahterakan warganya. “Visi ini dijabarkan dalam lima misi utama,” tutur Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno.

Dia mengatakan ini saat menghadiri Forum Konsultasi Publik terkait Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jakarta, Selasa (11/3). Selain memberikan arahan, Rano juga memperkenalkan kanal aspirasi publik sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam penyusunan RPJMD. Dalam acara ini, Rano didampingi Sekretaris Daerah Jakarta, Marullah Matali.

Menurutnya, lima misi tersebut adalah (1) Mewujudkan masyarakat megapolitan yang berdaya dan sejahtera. (2) Membangun pusat ekonomi inovatif dengan akses sumber daya yang merata. (3) Menciptakan manajemen kota modern yang akuntabel dan responsif untuk layanan publik yang optimal. (4) Mewujudkan ruang kota yang layak huni, berketahanan, dan berkelanjutan. (5) Mengembangkan konektivitas dan kolaborasi antarkegiatan ekonomi, sosial, dan budaya.

Lebih lanjut, Wagub Rano, menekankan bahwa Jakarta tidak hanya akan melanjutkan pembangunan yang ada, tetapi juga berupaya menjadi kota sejajar dengan kota-kota maju dunia. Ia menyoroti tantangan urban yang semakin kompleks. Namun, dia tetap optimistis bahwa Jakarta memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan warga dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Di sisi lain, Sekda Marullah menambahkan bahwa meningkatnya jumlah penduduk perkotaan turut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Kawasan Jabodetabekjur kini menyumbang 23,8 persen terhadap PDRB nasional. Jakarta sebagai motor penggerak utama perekonomian Indonesia.

“Menjelang usia lima abad, Jakarta telah menjadi pelopor berbagai inovasi dan menjadi standar kebijakan kota-kota lain. Infrastruktur terus berkembang, perizinan dipermudah, birokrasi semakin modern, dan kebijakan sosial semakin tepat sasaran,” ujar Marullah.

Sebagai bagian dari upaya transparansi dan partisipasi publik, Pemprov Jakarta telah menyediakan kanal partisipasi publik untuk penyusunan RPJMD yang dapat diakses melalui bappeda.jakarta.go.id/rpjmd/aspirasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.