Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Takjil di Empat Lokasi Aman Bahan Berbahaya Setelah Dicek BBPOM Bandarlampung

📅 Selasa, 11 Mar 2025, 20:50 WIB | Oleh:
Takjil di Empat Lokasi Aman Bahan Berbahaya Setelah Dicek BBPOM Bandarlampung Doc: (ANTARA/Dian Hadiyatna)
Ket. Petugas BBPOM Bandarlampung sedang menguji sampel takjil atau makanan untuk berbuka puasa. Bandarlampung, Selasa (11/3).

BANDARLAMPUNG - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandarlampung, Provinsi Lampung menyebutkan bahwa takjil yang dijual di empat lokasi di kota ini aman dari bahan berbahaya setelah dilakukan pengecekan.

"Untuk Bandarlampung, kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap takjil yang dijual di Way Halim, Way Dadi, Jalan Lembaga Budi, dan yang terbaru di Jalan Dr. Susilo semuanya aman dari kandungan bahan berbahaya," kata Kepala BBPOM di Bandarlampung Ani Fatimah Isfarjanti, di Bandarlampung, Selasa.

Ia mengatakan bahwa pengawasan intensif terhadap makanan yang dijual selama bulan puasa menjadi fokus BBPOM, guna memastikan masyarakat terlindungi mengkonsumsi bahan berbahaya.

"Ada empat bahan berbahaya yang kami periksa di dalam kandungan makanan yang dijual para pedagang yakni Rhodamin B (pewarna merah), Metanil Yellow (pewarna kuning), boraks (pengawet), dan formalin (pengawet)," kata Ani.

Ia mengatakan bahwa hingga kini sudah ada 42 sampel makanan yang diperiksa dari empat lokasi penjual takjil di Bandarlampung dan semuanya terbebas dari bahan berbahaya tersebut.

"Alhamdulillah, hasil pengecekan menunjukkan semua sampel aman dikonsumsi oleh masyarakat," kata dia.

Ia mengatakan bahwa pengawasan terhadap makanan untuk berbuka puasa akan terus dilakukan oleh BBPOM agar masyarakat memang benar-benar terjamin kesehatannya.

"Kami akan melanjutkan pemeriksaan di lokasi lain di Bandarlampung, termasuk daerah seperti Kemiling yang memiliki banyak pedagang takjil. Tujuannya adalah memastikan konsumen mendapatkan makanan yang aman dan bebas dari bahan berbahaya," kata dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.