Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dapat Ulasan Buruk Kritikus Film, Nasib 'The Electric State' di Tangan Penonton

📅 Selasa, 11 Mar 2025, 14:40 WIB | Oleh:
Dapat Ulasan Buruk Kritikus Film, Nasib 'The Electric State' di Tangan Penonton Doc: ComicBook
Ket. Fims terbaru Russo Bersaudara 'The Electric State'.

JAKARTA - Sutradara Joe dan Anthony Russo tampaknya kesulitan mengulang kejayaan "Avengers: Endgame" (2019). Film terbaru "The Electric State" mendapat ulasan buruk dan hanya dapat skor 23% di Rotten Tomatoes.

Sejak meninggalkan Marvel, Russo bersaudara lebih banyak bekerja sama dengan Netflix, tetapi hasilnya tidak memuaskan. Film pertama mereka, "Cherry" (2021), hanya mendapat skor 37%, diikuti oleh "The Gray Man" (2022) yang sedikit lebih baik di 45%. Namun, "The Electric State" justru lebih buruk, bahkan lebih rendah dibanding film komedi "You, Me and Dupree" (2006) yang hanya mendapat 20%.

Meski Rotten Tomatoes tidak selalu menjadi tolok ukur mutlak kualitas film, angka ini menunjukkan bahwa mayoritas kritikus tidak terkesan dengan film tersebut.

Yang membuat ulasan buruk ini semakin mengejutkan adalah deretan aktor papan atas yang membintangi "The Electric State". Film ini menampilkan Millie Bobby Brown, Chris Pratt, Ke Huy Quan, serta Anthony Mackie.

Dengan latar dunia retro-futuristik 1990-an, film ini mengikuti Michelle (Brown), seorang remaja yatim piatu yang mencari adik laki-lakinya dengan bantuan robot misterius bernama Cosmo dan seorang penyelundup bernama Keats (Pratt).

Film ini terdengar menjanjikan di atas kertas, tetapi tampaknya eksekusinya gagal meyakinkan para kritikus.

Dengan tren negatif ini, banyak yang berspekulasi Russo bersaudara mungkin akan kembali ke Marvel Studios untuk mengarahkan proyek besar lainnya, seperti film Avengers mendatang. Meskipun belum ada konfirmasi resmi, rekam jejak mereka di MCU jauh lebih baik dibandingkan proyek-proyek terbaru mereka.

Untuk saat ini, "The Electric State" tetap akan tayang di Netflix pada hari Jumat ini, meskipun ulasan awal mungkin membuat ekspektasi penonton menurun.

Apakah film ini benar-benar seburuk yang dikatakan para kritikus? Jawabannya ada di tangan penonton.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...

AS Bentuk Satgas Pengawasan “AI”

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
AS Bentuk Satgas Pengawasan...
Advertisement
Jokowi Tanggapi Upaya Pemakzulan Gibran Seiring Keputusan MK

Jokowi Tanggapi Upaya Pemakzulan Gibran Seiring Keputusan MK

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.