Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sidak ke Pasar Kramat Jati, Gubernur Pramono Pastikan Stok Pangan Aman, Harga Stabil

📅 Senin, 10 Mar 2025, 14:53 WIB | Oleh:
Sidak ke Pasar Kramat Jati, Gubernur Pramono Pastikan Stok Pangan Aman, Harga Stabil Doc: Koran Jakarta/Ist.
Ket. Gubernur DKI Pramono Anung inspeksi ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (10/3).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan stok bahan pangan di Pasar Induk Kramat Jati Jakarta Timur lebih dari cukup, harga-harga stabil.

Hal itu disampaikan Gubernur saat kunjungan ke Pasar Induk Kramat Jati, Senin (10/3), didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali serta jajaran terkait.

Gubernur mengatakan Pasar Induk Kramat Jati merupakan salah satu pusat distribusi utama berbagai bahan pokok, termasuk sayuran, buah-buahan, dan rempah-rempah. Oleh karena itu, pemantauan dilakukan untuk memastikan harga tetap terkendali, serta sebagai bagian dari upaya pemerintah mengatasi inflasi harga pangan.

"Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa harga komoditas tersebut tetap stabil, serta mendukung program-program pemerintah dalam menanggulangi inflasi harga pangan," ujar Gubernur.

Dalam inspeksi tersebut, Gubernur secara khusus meninjau harga cabai dan bawang, dua komoditas yang sering mengalami fluktuasi harga. Ia ingin memastikan proses distribusi berjalan lancar, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yang biasanya menyebabkan permintaan meningkat. Stabilitas harga kedua komoditas ini dinilai krusial dalam menjaga daya beli masyarakat.

Pramono juga berdialog dengan pedagang, pemasok, serta pihak terkait lainnya. Ia ingin memahami berbagai kendala dalam distribusi serta faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga.

"Alhamdulillah, dari peninjauan barusan, kita melihat harga cabai dan bawang menunjukkan fluktuasi yang wajar, dengan kenaikan dan penurunan harga yang seimbang. Namun, untuk mengatasi fluktuasi ini, kami berupaya melakukan contract farming. Sehingga, pasokan kedua komoditas tersebut tercukupi dengan harga yang stabil," ungkapnya.

Untuk menjaga kestabilan harga dan memperlancar distribusi pangan, Pemprov DKI juga melepas sepuluh armada Pasar Murah yang akan beroperasi di berbagai titik di Jakarta. Armada ini bertugas mendistribusikan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau ke 296 lokasi, terutama selama HBKN. Setiap hari, sepuluh armada akan beroperasi untuk menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Jakarta.

Program ini, kata Gubernur, merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI menjaga stabilitas harga pangan serta memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi. Ia juga menegaskan pentingnya inovasi dalam sistem distribusi agar stok pangan tidak mengalami gangguan.

Berdasarkan data yang dihimpun per 9 Maret 2025, harga beberapa komoditas utama menunjukkan fluktuasi yang masih dalam batas wajar. Harga cabai merah keriting naik menjadi Rp27.000/kg, sementara cabai merah besar mengalami kenaikan menjadi Rp53.000/kg.

Sebaliknya, cabai rawit merah dan hijau mengalami penurunan harga, masing-masing menjadi Rp73.000/kg dan Rp40.000/kg. Bawang merah mengalami penurunan harga menjadi Rp36.000/kg, sementara bawang putih tetap di angka Rp34.000/kg.

Sementara itu, pasokan pangan di Pasar Induk Kramat Jati masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Cabai merah keriting memiliki pasokan sebesar 33 ton, sedangkan cabai merah besar tersedia sebanyak 4 ton. Untuk cabai rawit merah dan hijau, masing-masing tersedia 22 ton dan 12 ton. Bawang merah memiliki stok terbesar, yakni 101 ton, sementara bawang putih memiliki pasokan sebanyak 18 ton.

Dengan langkah-langkah strategis yang telah diterapkan, harga bahan pokok di Jakarta diharapkan tetap terkendali dan masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan kebutuhan sehari-hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.