Satu Meninggal dan Satu Hilang Akibat Banjir di Bireun Aceh
Senin, 10 Mar 2025, 21:33 WIBJakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan ada satu korban meninggal dunia dan satu masih dinyatakan hilang dalam pencarian akibat terseret banjir di Kabupaten Bireun, Aceh.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin malam, mengatakan hasil kaji cepat sementara tim di lapangan melaporkan satu korban jiwa meninggal dunia atas nama Rina Fitri (11) dan satu korban hilang itu atas nama Mardiana (17).
"Operasi SAR gabungan untuk satu korban hilang masih dilakukan personel TNI, Polri, Basarnas dan Satgas SAR Provinsi Aceh," kata dia.
Dia menyebutkan, tim petugas gabungan juga memberikan pendampingan berupa penyaluran bantuan kebutuhan dasar bagi 70 orang warga korban banjir akibat luapan sungai yang tak mampu membendung hujan berintensitas tinggi di Bireun, pada Sabtu (8/3) itu.
Adapun puluhan orang korban tersebut tersebar di beberapa lokasi terdampak banjir, mulai dari Desa Alue Rambong dan Sukatani (Kecamatan Juli), Desa Meunasah Pulo, Meunasah Baroh dan Hagu (Kecamatan Peudada), Desa Blang Khutang, dan Pandrah Janeng (Kecamatan Makmur).
"Empat kecamatan dan tujuh desa itu dilanda banjir dengan ketinggian air 20-40 sentimeter, meski kondisi mutakhir saat ini dilaporkan sudah berangsur surut bantuan tetap prioritas," kata dia.*
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
Penggerebekan Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Ditangkap
-
KPK Periksa Sestama BNPB
-
Polisi Tangkap Pria DA, Diduga Cabuli Anak di Kebayoran Baru.
-
Kabar Baik untuk Pelajar Bukittinggi, Pemkot Luncurkan Angkutan Sekolah Gratis.
-
Perkuat Cagar Budaya, Pemkab Sumbawa Bakal Revitalisasi Istana Dalam Loka
-
Dibayangi Gejolak Minyak - 07 Oktober 2026
-
Grup Band Heavy Metal Avenged Sevenfold Sukses Guncang Jakarta Lewat Lagu Nostalgia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.