Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ups…Kerupuk Mengandung Zat Berbahaya

📅 Kamis, 06 Mar 2025, 20:48 WIB | Oleh:
Ups…Kerupuk Mengandung Zat Berbahaya Doc: ist
Ket. krupuk

TULUNGAGUNG -  Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) setempat menemukan jajanan kerupuk mengandung zat kimia berbahaya jenis rodhamin B. Ini ditemukan saat menggelar sidak aneka penganan takjil di Sentra Aneka variasi Takjil Nusantara dekat Pasar Wage Kota Tulungagung, Jawa Timur, Kamis.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung Ana Septi Saripah di Tulungagung Kamis mengatakan, sidak ini bertujuan untuk memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat bebas dari bahan berbahaya.

"Dari 57 sampel makanan yang diuji, satu di antaranya yakni kerupuk positif mengandung rodhamin B, zat pewarna tekstil yang dilarang digunakan dalam makanan," ujarnya.

Temuan ini berasal dari salah satu pedagang di Tulungagung, meski kerupuk tersebut diduga berasal dari luar daerah.

Sampel makanan diambil dari empat pusat penjualan takjil di Tulungagung, yakni di Jalan WR Supratman, Kelurahan Jepun, Jalan MT Haryono, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Antasari.

Rodhamin B kerap dikenali dari warnanya yang cerah dan mencolok. Konsumsi jangka pendek zat ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan, sementara dalam jangka panjang berisiko mengganggu fungsi hati dan ginjal.

Sebagai perbandingan, pada 2024, dari 20 sampel yang diuji, ditemukan tiga makanan mengandung zat berbahaya. Selain pengujian sampel, Dinkes juga mengedukasi pedagang tentang bahaya penggunaan bahan tambahan yang tidak aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.