Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sidak, BAM DPR Temukan Harga MinyaKita Dijual di Atas HET di Kota Serang

📅 Kamis, 06 Mar 2025, 13:25 WIB | Oleh:
Sidak, BAM DPR Temukan Harga MinyaKita Dijual di Atas HET di Kota Serang Doc: antara foto
Ket. BAM DPR RI saat melakukan sidak di Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang, Banten.

SERANG - Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI yang melakukan inspeksi mendadak atau sidak di Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang, Banten, menemukan harga MinyaKita dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Dari hasil sidak yang dilakukan di Pasar Induk Rau, kami menemukan persoalan harga MinyaKita dijual di atas HET yang mana minyak tersebut sudah disubsidi oleh pemerintah," kata Wakil Ketua BAM DPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa usai sidak pasar di Serang, Kamis (6/3).

Ia menjelaskan pemerintah menetapkan harga MinyaKita Rp15.750 per liter, tetapi dijual dengan harga Rp18.000 hingga Rp19.000 per liter.

“Sidak pasar menjadi upaya penting agar kita bisa melihat secara konkret stok dan harga pangan jelang momen Ramadhan,” katanya.

Menurut Agun, persoalan ini harus disikapi oleh Kementerian Perdagangan serta Dinas Perdagangan setempat, dan negara harus dapat mengontrol dan melihat agar harga sesuai dengan ketentuan dari pemerintah.

"Kalau hanya mengandalkan operasi pasar, besok bisa naik lagi. Maka sepanjang distribusinya tidak ditata, tidak dikelola dengan baik mulai dari produsen dan konsumen kan. Itu ada pengedar mulai dari agen, pengecer itu yang harus dikontrol," katanya.

Meski demikian, lanjut Agun, pihaknya tidak melihat adanya penimbunan MinyaKita meskipun dijual di atas HET.

"Kalau sampe hari ini saya liat belum ada penimbunan," katanya.

Ia menilai, untuk ketersediaan pangan dan harga secara umum di Pasar Induk Rau Serang, relatif baik masih dalam jangkauan daya beli masyarakat dan tidak ada kenaikan harga komoditas yang luar biasa.

"Baik itu daging, ayam, beras, minyak, mulai dari harga relatif terkendali hingga stok tersedia hingga Hari Raya Lebaran nanti," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.