Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peritel AS Peringatkan Kenaikan Harga di Tengah Ketidakpastian Tarif

📅 Kamis, 06 Mar 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Peritel AS Peringatkan Kenaikan Harga di Tengah Ketidakpastian Tarif Doc: afp/ KAMIL KRZACZYNSKI
Ket. Seorang perempuan berbelanja di Chicago, beberapa waktu lalu. Peretail terbesar AS, Target Corporation memperingatkan soal kenaikan harga produk setelah Presiden AS, Donald Trump mulai memberlakukan tarif 25 persen terhadap barang impor.

Los Angeles - Target Corporation, salah satu peretail terbesar di Amerika Serikat (AS), memperingatkan soal kenaikan harga produk setelah Presiden AS Donald Trump mulai memberlakukan tarif 25 persen terhadap barang impor dari Meksiko dan Kanada pada Selasa (4/3).

Target pada Selasa (4/3) merilis laporan keuangannya untuk kuartal keempat (Q4) 2024 dan tahun 2024 secara keseluruhan. Perusahaan itu mengatakan total penjualan komparabelnya naik 1,5 persen pada Q4, mencerminkan penurunan penjualan toko komparabel sebesar 0,5 persen dan kenaikan penjualan digital komparabel sebesar 8,7 persen.

Seperti dikutip dari Antara, CEO Target Brian Cornell mengatakan bahwa para pembeli kemungkinan akan merasakan kenaikan harga barang dalam beberapa hari mendatang sebagai dampak dari tarif Trump terhadap impor Meksiko.


Dalam wawancara tersebut, Cornell mengatakan Target sangat bergantung pada produk Meksiko selama bulan-bulan musim dingin, dan tarif tersebut dapat memaksa perusahaan itu untuk menaikkan harga buah dan sayuran paling cepat pekan ini.


Menurut Cornell, harga sejumlah produk seperti stroberi, alpukat, dan pisang kemungkinan akan naik.


Target pada Selasa merilis laporan keuangannya untuk kuartal keempat (Q4) 2024 dan tahun 2024 secara keseluruhan. Perusahaan itu mengatakan total penjualan komparabelnya naik 1,5 persen pada Q4, mencerminkan penurunan penjualan toko komparabel sebesar 0,5 persen dan kenaikan penjualan digital komparabel sebesar 8,7 persen.

Penjualan bersih selama setahun penuh turun 0,8 persen menjadi 106,6 miliar dollar AS (1 dollar AS = 16.443 rupiah) dari 107,4 miliar dollar AS tahun lalu, sementara pendapatan operasional selama setahun penuh yang berjumlah 5,6 miliar dollar AS pada 2024 menunjukkan penurunan 2,5 persen dari 5,7 miliar dollar AS tahun lalu, menurut perusahaan itu


"Di tengah ketidakpastian konsumen yang sedang berlangsung dan penurunan tipis dalam penjualan bersih pada Februari, yang dikombinasikan dengan ketidakpastian tarif dan perkiraan terkait kemunculan biaya-biaya tertentu pada tahun fiskal ini, perusahaan mengantisipasi adanya tekanan laba tahunan (year on year/yoy) yang signifikan pada kuartal pertama (Q1) dibandingkan dengan sisa tahun ini," kata perusahaan itu dalam pernyataan pers.

"Selama Februari, kami mencatat rekor kinerja di sekitar Hari Valentine. Namun, performa terbaik kami untuk bulan itu lemah, karena cuaca dingin yang tidak biasa di seluruh AS memengaruhi penjualan pakaian jadi, dan menurunnya kepercayaan konsumen berdampak terhadap berbagai macam produk discretionary kami secara keseluruhan," imbuh CFO Target Jim Lee dalam pernyataan pers itu.


Target, yang berkantor pusat di Minneapolis, Minnesota, memiliki hampir 2.000 gerai di berbagai area tempat tinggal dan komunitas di AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Olahraga
Veda Pratama Optimistis Bis...
Wisata
Pariwisata Indonesia Catat ...
Ekonomi
KKP dan Kemenkeu Perkuat Ta...
Advertisement
Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.